• Minggu, 19 November 2017
  • LOGIN
  • Berlangganan Berita Terbaru invite BBM D919C28D/ DAEC06F2/ WA. 081904213283. Infogunungkidul, menerima tulisan/ berita opini dari pembaca sesuai dengan kaidah dan kode etik jurnalistik, tidak mengandung unsur sentimen SARA dan Provokatif terhadap kelompok tertentu. Kirimkan opini ke email: redaksi@infogunungkidul.com - "HYPNO THERAPY" Mengobati berbagai macam penyakit. Buka praktek hari: Rabu & Sabtu Jam: 08.00-16.00 Alamat praktek: Jl. Kyai Legi Kepek Wonosari Gunungkidul. Konsultasi & Pendaftaran hub. Lucy 08997722517.

Berita Terbaru
Jangan Berikan Kendaraan Anda Ditarik Leasing/ Debt Colector

Jangan Berikan Kendaraan Anda Ditarik Leasing/ Debt Colector

Infogunungkidul, WONOSARI, Selasa Pahing-Peraturan Menteri Keuangan RI melarang debt collector/ perusahaan pembiayaan menarik secara paksa kendaraan nasabah yang menunggak kredit. Penarikan paksa dikenai pasal pencurian dan perampasan. Ada dua alasan hukum yang mendasari larangan tersebut.

PERTAMA: Peraturan Menteri Keuangan Nomor.130/PMK.010/2012 tentang Pendaftaran Jaminan Fidusia bagi Perusahaan Pembiayaan yang Melakukan Pembiayaan untuk Kendaraan Bermotor dengan Pembebanan Jaminan Fidusia

KEDUA: Undang–Undang No.42 Tahun 1999, proses mengalihkan hak milik atas suatu benda dengan dasar kepercayaan, tetapi benda tersebut masih dalam penguasaan pihak yang mengalihkan.

Secara umum fidusia dimasukkan dalam perjanjian kredit kendaraan bermotor dan konsumen sebagai debitur telah membayar biaya jaminan fidusia. Untuk itu pihak leasing wajib mendaftarkan setiap transaksi kredit di depan notaries atas perjanjian fidusia tersebut.

Fidusia sebenarnya Melindungi Aset Konsumen, sehingga leasing tidak dapat serta merta menarik kendaraan yang menunggak/ gagal bayar, karena dengan perjanjian fidusia alur yang seharusnya ditempuh adalah pihak leasing  melaporkan ke pihak pengadilan.

Selanjutnya akan disidangkan dan keputusan pengadilanlah yang dapat dijadikan dasar menyita kendaraan.

Kemudian kendaraan akan dilelang oleh pengadilan. hasil penjualan melalui lelang tersebut dipergunakan untuk membayar hutang kredit konsumen ke leasing. Itupun jika terdapat kelebihan, maka kelebihan akan diberikan dan dikembalikan kepada konsumen.

Semestinya jika kendaraan akan ditarik koleh Debt Colector, maka konsumen wajib meminta surat perjanjian fidusia, sebelum ada surat fidusia penagih atau Debt Collector tidak diperbolehkan membawa kendaraan.

Meski membawa Surat fidusia, hendaknya konsumen harus tetap jeli, karena bisa saja surat fidusia dipalsukan oleh oknum penagih yang hanya akan mencari keuntungan saja. Jika  menemukan surat palsu, maka laporkan  ke jalur hukum, leasing bahkan bisa dikenakan denda minimal Rp 1,5miliar.

Leasing maupun Debt Collector yang mengambil/ merampas paksa kendaraan di rumah konsumen merupakan kategori tindak pidana pencurian. Pengambilan/ penarikan di jalan termasuk tindak pidana perampasan.  Tindakan Debt Collector semacam itu dapat diacam dengan Pasal 368, Pasal 365 KUHP.

Penulis: M. Hardjono

INFO BISNIS

1. AHASS 693 WONOSARI HONDA SERVICE 

Jln. KH Agus Salim 113 Ledoksari Wonosari

Telp. (0274) 392266, HP. 087838272255

Melayani : Servis Gratis, Servis Ringan, Servis Berat, Press Porok, Press Body, Penjualan Spare Part Lengkap, Pemesanan Sparepart, Booking Servis dan Layanan Servis Antar Jemput. Dapatkan Kalender Cantik......segera & terbatas!!! Ayo ke Ahass 693....Program guru servis lengkap discount 50% dengan membawa copy kartu guru berlaku mulai tgl 21 November s.d 5 Desember. Bengkel Ahass tunggal tidak buka cabang di Wonosari!!!

2. ESTETHIC SALON & BODY SPA

Jln. KH Agus Salim 113 Ledoksari Wonosari HP.081802711531, WA.081227706969

Melayani : Perawatan Rambut, Perawatan Badan (Free Totok Wajah) Khusus Wanita, Perawatan Wajah (Standar Skincare Tarif Pelajar),Konsultasi Kulit dan Healthy.

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE