• Rabu, 18 Juli 2018
  • LOGIN
Peternak Sapi Membeli HPT, Bukan Kebiasaan yang Keliru

Peternak Sapi Membeli HPT, Bukan Kebiasaan yang Keliru

Infogunungkidul, WONOSARI, Rabu Pon – Setiap memasuki musim kering, pemilik ternak besar (sapi) bisa dipastikan rebutan membeli Hijauan Pakan Ternak (HPT). Puluhan truk dari Bantul, Sleman, Kulonprogo, bahkan Klaten Jawa Tengah berburu rupiah ke Gunungkidul.

Membeli HPT tidak salah, tetapi jika dicermati, Pemda dalam hal ini Dinas Pertanian terindikasi keliru menyikapinya. Pasalnya duit asal Gunungkidul tersedot ke Bantul, Sleman, Kulonprogo dan Klaten.

Kenyataannya,  setiap akan masuk kemarau banyak truk  berisi pakan ternak naik ke Gunungkidul. Saya risi melihatnya. Apa ini telah menjadi budaya masyarakat? Sepertinya gak afdol kalau gak beli pakan. Pasti ada yang keliru dalam menyikapi hal ini,” ujar Kadisdukcapil Eko Subiantoro, 12/7/17.

Keprihatinan dan pertanyaan Eko Subiantoro berbalik menjadi bumerang, lantaran data pemilik sapi secara rinci tidak pernah terekam dalam angka, yang nota bene menjadi tanggungjawab Disdukcapil.

“Iya memang, kami hanya memiliki data penduduk. Data pemilik sapi, pastinya ada di Dinas Pertanian,” aku Subiantoro.

Peternak yang berkecenderungan membeli HPT diduga kuat lantaran tidak ada waktu untuk merumput. Pemilik sapi yang minim kesempatan mencari HPT, berdasarkan informasi yang dihimpun media, adalah PNS dan pejabat negara seperti anggota DPRD.

“PNS dan anggota DPRD yang kebetulan punya samben piara sapi, mana mungkin ada kesempatan mencari rumput,” timpal Joko Priyatmo, pengamat, sekaligus pemiara sapi asal Kecamatan Patuk.

Membeli HPT jenis tebon, menurutnya bukan budaya, tetapi satu keharusan karena persoalan waktu. PNS pulang kerja jam 16.00, yang  kebetulan nyambi menjadi peternak sapi, mau tidak mau harus membeli HPT.     

Redaksi


SUPPORTED BY :
INFO GUNUNGKIDUL BISNIS
TANAH DIJUAL


● Tanah pekarangan
Luas tanah : 1002 M2
Luas Bangunan (Rumah ) : 1002 m2
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik.
Harga 1,3 jt/m2

● Tanah Pekarangan
Luas tanah : 94 m2, Lebar 7m X13,5 m
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik
Harga 155 jt

TLP/WA : 0813-2747-5010

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE