• Selasa, 11 Desember 2018
  • LOGIN
Tujuh Kecamatan Kekeringan, IKG Siapkan Dropping Bantuan

Tujuh Kecamatan Kekeringan, IKG Siapkan Dropping Bantuan

Infogunungkidul, WONOSARI, Jumat Pahing--Memasuki musim kemarau tahun ini, sebagian wilayah Kabupaten Gunungkidul masih saja menyimpan cerita klasik yang belum teratasi. Kekeringan hingga menyebabkan kekurangan air bersih, melanda 7 kecamatan di Gunungkidul.

Ikatan Keluarga Gunungkidul (IKG), terdiri dari para perantau asal Bumi Handayani yang tinggal di kota-kota besar berencana melakukan aksi bakti sosial dropping air bersih di Kabupaten Gunungkidul.

IKG rencananya akan memberikan bantuan ratusan tangki air bersih ke wilayah-wilayah yang dianggap sudah mulai mengalami kesulitan air bersih.

Bakti sosial (Baksos) dropping air bersih ke Gunungkidul tersebut akan diumumkan oleh Badan Pengurus Pusat IKG pada saat syawalan dan halal bil halal  keluarga besar IKG yang akan dilaksanakan di Auditorium Kementerian PU dan PR, Blok M, Jakarta Selatan, Minggu, 30/07/2017.

“Saat syawalan besok seluruh Korwil dan Korcam semua akan kita umumkan. Intinya harus segera bergerak untuk dropping air ke Gunungkidul. Awal kita siapkan 100 tangki untuk daerah yang betul-betul minus,” jelas Eddy 

Lebih lanjut Eddy Sukirman M.Si, Ketua Umum IKG, menjelaskan, saat ini keanggotaan IKG lebih dari 250.000 anggota tersebar di seluruh kota. Maka untuk pelaksanaan baksos dropping air bersih nanti akan selalu berkoordinasi dengan Koordinator Wilayah (Korwil) IKG di Kabupaten Gunungkidul untuk teknis penyaluran bantuan.

Senada dengan Eddy, Muhisam, Kepala Bidang (Kabid) Organisasi IKG menyampaikan, teknis drooping air secara lebih rinci.

“ Nanti Korcam (Koordinator Kecamatan) akan mengkomunikasikan dengan kepala desa yang akan mendapatkan dropping air tersebut. Jangan sampai kejadian dropping air tak tepat sasaran,” ucapnya.

Ditambahkan Muhisam, wilayah yang akan disasar dropping benar-benar kesulitan air bersih seperti Desa Pucung, Kecamatan Girisubo. Meski begitu tidak menutup kemungkinan menyasar wilayah lain. Untuk itu IKG berharap ada partisipasi dan masukan dari warga Gunungkidul memberikan informasi agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran.

“Supaya bisa bermanfaat untuk wilayah yang dibantu, karena cita-citanya ben iso guyub rukun wong sak Gunungkidul,”  pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Budhi Harjo mengaku bersyukur dengan uluran tangan pihak lain, karena akan sangat membantu Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dalam mengatasi kekeringan.

“Dari data yang masuk  sampai saat ini sudah ada 7 kecamatan yang meminta  dropping air bersih. Padahal untuk tahun 2017 kita hanya menganggarkan Rp. 600 juta, jadi kalau ada yang mau membantu, kita berterimakasih sekali,” jelas Budhi.

Lebih rinci Budhi menambahkan, ketujuh kecamatan yang sudah mengajukan permintaan air bersih antara lain, Panggang, Purwosari, Tepus, Tanjungsari, Paliyan, Rongkop, dan Girisubo. Meliputi 32 desa terdiri 254 padukuhan dengan 9.046 kepala keluarga atau 45.230 jiwa.

Reporter: W. Joko Narendro.


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE