Generasi IKI Ngrasani Gunungkidul Habis-Habisan
  • Senin, 20 Agustus 2018
  • LOGIN
Generasi IKI Ngrasani Gunungkidul Habis-Habisan

Generasi IKI Ngrasani Gunungkidul Habis-Habisan

Infogunungkidul, WONOSARI, MInggu Wage - Generasi muda yang tergabung dalam wadah Inspiratif Kreatif Inovatif (IKI) menggelar diskusi publik bertajuk Ngrasani Gunungkidul. Tiga masalah sosial yang diangkat, meliputi tingginya angka bunuh diri, kehamilan di luar nikah, dan angka perceraian yang makin menggila.

Ketua Generasi IKI, Saiful Amri mengatakan, tiga  permasalahan sosial tersebut makin hari makin menumpuk. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, menurutnya keteter seperti tak sanggup mengatasi persoalan dengan baik.

“Bertolak dari persoalan tersebut, kami Generasi IKI bersama Karang Taruna se Gunungkidul mengadakan diskusi publik. Tema sentral yang  kami pilih adalah Ngrasani GunungKidul,” kata Saiful Amri, 22 /7 /17.

Pemuda, menurut Saiful Amri perlu berppartisipasi dalam menyikapi permasalahan sosial yang dihadapi warga GunungKidul.

Dijelaskan secara rinci, diskusi publik dilaksanakan hari ini Minggu, 23 Juli 2017, pukul : 08.00 wib, sampai dengan  selesai

Narasumber yang diminta menjadi pembicara: Agus Mantara Ketua Karang Karuna Gunungkidul, Lilik Wiyono praktisi Hypnoterapi sekaligus seniman asal Ponjong serta Mio praktisi Hypnoterapi dari Panggang. 

“Sembari rekreasi, diskusi publik kami laksanaan di obyek wisata Watu Tumpeng, Desa Getas, Kecamatan Playen,” jelasnya.

Para perserta diminta berkumpul di halaman Gedung Serba Guna (GSG) Siyonoharjo, tepat pukul 07.00 wib. Dari titik itu, menuju Watu Tumpang berangkat secara bersama-sama.

Agung Sedayu


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE