• Selasa, 23 Oktober 2018
  • LOGIN
Kebakaran Hebat Saat Lomba Desa Ngeposari Satu Orang Luka Berat

Kebakaran Hebat Saat Lomba Desa Ngeposari Satu Orang Luka Berat

Infogunungkidul,SEMANU Rabu LegiTeriakan minta tolong terdengar kala rombongan Tim Penilai Lomba Desa melintas di Padukuhan Semuluh Kidul, Desa Ngeposari, Kecamatan Semanu, 26/04/2017. Rombongan yang dipimpin oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Gunungkidul, Sujoko langsung berlarian menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Begitulah yang tergambar pada rangkaian simulasi kesigapan ketika terjadi bencana di Desa Ngeposari.

Nampak sejumlah warga ikut berlarian memastikan bahwa kejadian apa yang terjadi. Ternyata diketahui rumah seorang warga terbakar hebat, teriakkan perempuan yang meminta tolong rupanya istri pemilik rumah sedangkan suami berusaha memadamkan api sendirian. Material yang mudah terbakar membuat api dengan cepat menjalar.

Warga yang kebingungan berusaha mencari cara untuk memadamkan api tersebut. Berbagai alat dikeluarkan seperti ember, baskom selang dan masih banyak lagi. Melihat kondisi yang sudah genting membuat warga berusaha mencari air dimana saja. Seketika ada yang menyiramkan air dengan embar ada yang menggunakan baskom. Tidak sedikit juga yang berusaha menyelamatkan pemilik rumah.

Di sela-sela kepanikan warga, datang anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas), Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Ngeposari dan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Ngeposari dengan sigap bekerjasama denga warga untuk memadamkan si jago merah. Berkat kesigapan mereka, api beberapa menit kemudian berhasil dipadamkan

Namun nahas pemilik rumah mengalami luka bakar parah sehingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) terdekat. Selain pemilik yang terluka, sejumlah barang berharga nampak hangus dan kerugian diperkirakan jutaan rupiah.

“Simulasi kali ini berhasil, semula banyak yang mengira kejadian nyata. Kami dibantu warga sudah mempersiapkannya jauh-jauh hari,” jelas Bhabinkamtibmas Desa Ngeposari, Bripka Suhartanto.

Simulasi yang dilakukan bertujuan baik untuk menguji kesigapan ketika terjadi bencana. Bukti bahwa warga Padukuhan Semuluh Kidul sigap dan siap sewaktu-waktu terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu, guna meminimalisir dampak kerugian materiil akibatnya.

Serangkaian acara penilaian Lomba Desa Ngeposari masih akan berlangsung hingga sore. Hingga berita ini dilansir rombongan tim penilai memasuki area Pasar Semuluh. Hermanto


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE