• Selasa, 23 Oktober 2018
  • LOGIN
Perangkat Desa Membutuhkan Kesejahteraan

Perangkat Desa Membutuhkan Kesejahteraan

Infogunungkidul,WONOSARI, Kamis Pahing-Musyawarah Daerah (Musda) paguyuban kepala desa dan perangkat desa yang tergabung dalam Semar Kabupaten Gunungkidul dilaksanakan di Bangsal Sewokoprojo, Kecamatan Wonosari, 27/04/2017. Dalam musyawarah, Ketua Paguyuban Semar, Bambang Setiawan menerangkan tanggung jawab yang berat diemban semua perangkat desa.

“Perangkat desa mempunyai tugas dan fungsi dari tahun ke tahun bertambah berat. Masyarakat menginginkan pelayanan yang maksimal. Namun selain itu juga harus ada peningkatan kesejahteraan untuk perangkat desa,” jelas Bambang Setiawan.

Kepala Desa Kepek, Kecamatan Wonosari ini juga menyinggung tentang pendirian Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Namun belum semua desa memiliki BUMDes karena beberapa faktor yang mejadi penyebab.

“Banyak faktor yang menghambat berdirinya BUMDes, potensi desa tidak sama, usaha yang dikelola belum tentu ada, ada potensi ternyata masih dikelola pemerintah daerah seperti contoh Pasar Burung di Desa Kepek masih dikelola dinas,” tambahnya.

Di sisi lain ia juga menyinggung jaminan kesehatan yang sangat dibutuhkan oleh perangkat desa. Terlebih, lanjutnya, sudah adanya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) namun masih dipotong per individu belum dibiayai menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Padahal perangkat desa kerjanya 24 jam, risiko kecelakaan sangat besar, apalagi ketika masa dari perangkat desa sudah purna tugas tidak ada lagi tabungan yang menjamin,” tandasnya.

Sisi risiko menjadi perangkat desa, Bambang mengibaratkan seperti ancik ancik pucuking ri salah sedikit urusannya bahaya. Menghindari hal yang tidak diinginkan, menurutnya perangkat desa membutuhkan advokasi. Seperti contoh ketika tersandung masalah hukum akan didampingi oleh pengacara.

Sementara, Ketua Paguyuban Kepala Desa dan Perangkat Desa, Ismoyo Daerah Istimewa Yogyakarta Bibit Rustanto berharap hasil Musda Semar tahun ini akan menuai dampak positif. “Jangan sampai terjadi interfensi dari pemerintah, tetapi harus ada masukkan usulan baik untuk kemajuan desa dan kesejahteraan perangkat desa,” jelas Bibit. Hermanto


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE