• Minggu, 19 November 2017
  • LOGIN
  • Berlangganan Berita Terbaru invite BBM D919C28D/ DAEC06F2/ WA. 081904213283. Infogunungkidul, menerima tulisan/ berita opini dari pembaca sesuai dengan kaidah dan kode etik jurnalistik, tidak mengandung unsur sentimen SARA dan Provokatif terhadap kelompok tertentu. Kirimkan opini ke email: redaksi@infogunungkidul.com - "HYPNO THERAPY" Mengobati berbagai macam penyakit. Buka praktek hari: Rabu & Sabtu Jam: 08.00-16.00 Alamat praktek: Jl. Kyai Legi Kepek Wonosari Gunungkidul. Konsultasi & Pendaftaran hub. Lucy 08997722517.

Berita Terbaru
Tarif Listrik Naik, Pengusaha Accu Kelimpungan

Tarif Listrik Naik, Pengusaha Accu Kelimpungan

Infogunungkidul,WONOSARI, Selasa Pahing-Harga tarif dasar listrik (TDL) golongan 900 Volt Ampere (VA) resmi naik hari ini Senin 01/05/2017 di seluruh Indonesia. TDL yang mesti dibayar 18,7 juta pelanggan itu kini naik Rp 329 per kilo Watt hour (kWh) menjadi Rp 1.352. Sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) Energi Sumber Daya Mineral Nomor 28 Tahun 2016 Tentang Tarif Tenaga Listrik yang disediakan Perusahaan Listrik Negara, kenaikan bulan ini merupakan yang terakhir. Kenaikkan TDL menyebabkan dampak tersendiri bagi pengusaha accu.

Dengan diketoknya keputusan Kementrian ESDM terkait kenaikan harga tarif dasar listrik membuat sebagian Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Kabupaten Gunungkidul, mulai merasakan imbasnya karena kenaikkan (TDL) untuk pelanggan dengan daya 900 VA. Seperti diungkapkan Laras Kerami 47, Warga Padukuhan Lemahbang, Desa Karangasem, Kecamatan Paliyan, salah satu pengusaha ACCU yang setiap hari usahanya harus membutuhkan listrik untuk melancarakan usaha ia mengeluhkan terkait kenaikan TDL.

“Usaha seperti saya pastinya sangat tergantung dengan listrik, coba kalau listrik naik, kalau mau menaikan harga jual Accu juga tidak mungkin,” ucapnya, Senin 01/05/2017.

Laras mengaku, dalam setiap bulan biasanya ia menghabiskan Rp 350.000, namun setelah ada keputusan dari pemerintah terkait kenaikan sekarang Ia harus membayar kurang lebih Rp 490.000. “Apabila TDL tidak lagi disubsidi akan memberatkan pelanggan yang memiliki usaha kecil seperti saya,” pungkasnya.

Masyarakat yang masih menggunakan listrik daya 900 VA non subsidi, tarifnya disesuaikan dengan harga keekonomian. Saat ini tarif pelanggan rumah tangga non subsidi adalah Rp 1.467,28 per kWh. Berarti, pengguna daya 900 VA kembali merasakan kenaikan tarif. Namun, itu tidak termasuk tiga tahap kenaikan yang berjalan sejak Januari, Maret dan Mei. Angkanya bergantung tarif baru yang berlaku pada Juli karena nanti tarifnya sama dengan golongan 1.300 VA.

Direktorat Jenderal (Dirjend) Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Andy Noorsaman Sommeng menyatakan, proses kenaikan tarif sampai tahap akhir berjalan lancar. Tidak ada resistansi yang berarti karena masyarakat mampu sudah mengerti pentingnya subsidi tepat sasaran.

“Subsidi listrik 2016 mencapai Rp 60,44 triliun. Dengan subsidi tepat sasaran, diharapkan pada 2017 bisa ditekan menjadi Rp 45 triliun,” katanya Minggu 30/4/2017.

Dia menyatakan, ada target penghematan sampai Rp 15,44 triliun yang nanti digunakan untuk pendanaan listrik pedesaan. Termasuk 7 juta rumah tangga yang belum menikmati listrik di daerah terluar, tertinggal dan terisolasi atau terpencil. Melalui penghematan itu, diharapkan pada akhir 2019 rasio elektrifikasi Indonesia bisa 97,35 persen.

Sementara, Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian ESDM Sujatmiko menegaskan lagi soal tahap ketiga yang menjadi akhir kenaikan tarif. Dia berharap tidak ada resistansi dari masyarakat. Sebab, semangat kenaikan tarif adalah mencabut subsidi dari pelanggan yang mampu.

Sejak kenaikan tarif dilakukan pada Januari, dia mengungkapkan, sudah ada pengaduan dari masyarakat. Jumlahnya mencapai 27.300 pelanggan atau kurang dari 0,1 persen dari 18,7 juta pelanggan mampu yang subsidinya dicabut. Dari jumlah aduan itu, 13 ribuan pengaduan ada dalam data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Hal tersebut berarti akan mendapat subsidi.

Setelah kenaikan tarif 900 VA selesai, Kementerian ESDM akan melakukan hal yang sama terhadap pelanggan 450 VA. Dasarnya sama, ada dugaan subsidi untuk masyarakat miskin bocor dan dinikmati masyarakat mampu. Huri Ananda

INFO BISNIS

1. AHASS 693 WONOSARI HONDA SERVICE 

Jln. KH Agus Salim 113 Ledoksari Wonosari

Telp. (0274) 392266, HP. 087838272255

Melayani : Servis Gratis, Servis Ringan, Servis Berat, Press Porok, Press Body, Penjualan Spare Part Lengkap, Pemesanan Sparepart, Booking Servis dan Layanan Servis Antar Jemput. Dapatkan Kalender Cantik......segera & terbatas!!! Ayo ke Ahass 693....Program guru servis lengkap discount 50% dengan membawa copy kartu guru berlaku mulai tgl 21 November s.d 5 Desember. Bengkel Ahass tunggal tidak buka cabang di Wonosari!!!

2. ESTETHIC SALON & BODY SPA

Jln. KH Agus Salim 113 Ledoksari Wonosari HP.081802711531, WA.081227706969

Melayani : Perawatan Rambut, Perawatan Badan (Free Totok Wajah) Khusus Wanita, Perawatan Wajah (Standar Skincare Tarif Pelajar),Konsultasi Kulit dan Healthy.

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE