• Rabu, 18 Juli 2018
  • LOGIN
Selisih Sepuluh medali emas, Gunungkidul Tergeser Kulonprogo

Selisih Sepuluh medali emas, Gunungkidul Tergeser Kulonprogo

Infogunungkidul, BANTUL, Rabu Wage – Perhelatan akbar Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY masih berlansung. Sesuai jadwal, direncanakan berahkir  5 Agustus 2017 mendatang. Setelah bertengger pada posisi ke 4, Kontingen Gunungkidul menjadi juru kunci, selisih 10 medali emas dengan Kabupaten Kulonprogo.

Supardi, S.Pd. Koordinator Kontingen Porda Kabupaten Gunungkidul mengatakan, masih tetap optimis target yang direncanakan bisa tercapai.

"Besok serta lusa cabang atletik baru dipertandingkan, kita optimis perolehan emas masih banyak peluang, atletik selama ini menjadi andalan lumbung emas bagi Gunungkidul," paparnya, 2/8.

Lebih lanjud Supardi menyampaikan, kontingen atlet Gunungkidul telah berjuang sekuat tenaga serta bersikap sportif.

"Apapun hasilnya kita apresiasi, para atlet telah berjuang dengan semangat. Kami senantiasa mohon dukungan doa dari seluruh warga Gunungkidul," ungkapnya.

Hasil perolehan medali sementara Porda DIY ke XIV adalah sebagai berikut: Sleman 78 emas, 72 perak, 72 perunggu; Bantul 78 emas, 70 perak, 86 perunggu; Kota Yogyakarta 66 emas, 73 perak, 63 perunggu; Kulonprogo 17 emas, 10 perak, 37 perunggu; Gunungkidul 7 emas, 21 perak dan 32 perunggu. 

Reporter: Agus SW


SUPPORTED BY :
INFO GUNUNGKIDUL BISNIS
TANAH DIJUAL


● Tanah pekarangan
Luas tanah : 1002 M2
Luas Bangunan (Rumah ) : 1002 m2
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik.
Harga 1,3 jt/m2

● Tanah Pekarangan
Luas tanah : 94 m2, Lebar 7m X13,5 m
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik
Harga 155 jt

TLP/WA : 0813-2747-5010

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE