• Senin, 24 September 2018
  • LOGIN
Sumur Duwo, Sarang Demit Yang Mulai Pudar

Sumur Duwo, Sarang Demit Yang Mulai Pudar

Infogunungkidul, PLAYEN, Jumat Legi –  Sumur  Duwo yang menyatu dengan tanah balai Padukuhan  Dengok II, Desa Dengok, Kecamatan Playen  punya cerita aneh. Bukan sebatas cerita dari mulut ke mulut, Sumur Duwo pernah menjadi sarang demit. Tak jarang lelembut itu menggoda warga setempat. 

“Di awal kemerdekaan (1940), sumur Duwo merupakan sumber air bersih bagi warga setempat. Menjadi sumur mati (tak dimanfaatkan) sejak tahun 1983,” kata Suryono (57) Warga Dengok II, 3/8/17.

Menurutnya, sumur Duwo, baru setahun lalu dibersihkan warga. Sebelumnya, selama 33 tahun (1983-2016) dibiarkan tidak terurus.

Tidak aneh, demikian mantan sopir kontrak pada Dinas Kehutanan ini menuturkan, sumur Duwo menjadi sarang makhluk halus yang suka menggoda dengan cara menyusup ke tubuh anak-anak.

“Bahkan pramuka yang berkemah di Dengok II beberapa tahun lalu, sempat diampiri. Ketika ditanya, makhluk penyusup itu mengaku berumah di sumur Duwo yang saat ini dibangun balai padukuhan,” paparnya.

Mengingat sumber air bersih ini memiliki sejarah, warga tergerak  merawat dan memanfaatkan,  sekalian untuk fasilitas balai padukuhan.

Suwandi, dukuh setempat menambahkan, sesuai  data desa terbaru, sumur tua dan bangunan balai padukuhan berada di  tanah SG seluas 583 meter persegi.

Sejak digarap dan didirikannya balai padukuhan, menurut Suwandi, makhluk halus itu tidak lagi menganggu warga sekitar.

Agung Sedayu


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE