• Senin, 20 November 2017
  • LOGIN
  • Berlangganan Berita Terbaru invite BBM D919C28D/ DAEC06F2/ WA. 081904213283. Infogunungkidul, menerima tulisan/ berita opini dari pembaca sesuai dengan kaidah dan kode etik jurnalistik, tidak mengandung unsur sentimen SARA dan Provokatif terhadap kelompok tertentu. Kirimkan opini ke email: redaksi@infogunungkidul.com - "HYPNO THERAPY" Mengobati berbagai macam penyakit. Buka praktek hari: Rabu & Sabtu Jam: 08.00-16.00 Alamat praktek: Jl. Kyai Legi Kepek Wonosari Gunungkidul. Konsultasi & Pendaftaran hub. Lucy 08997722517.

Berita Terbaru
Jeritan Hati Siswi SMK Yang Diminta Menikah Selepas Lulus Sekolah

Jeritan Hati Siswi SMK Yang Diminta Menikah Selepas Lulus Sekolah

Infogunungkidul,NGLIPAR, Rabu Pon–Pasca pengumuman kelulusan SMK/SMA, banyak pelajar yang masih gamang hendak kemana dan berbuat apa. Lulus sekolah menengah sebenarnya bukanlah akhir dari sebuah kewajiban menuntut ilmu. Tetapi masih panjang kisah kehidupan yang harus disongsong alumni sekolah menengah.

Tidak semua siswa SMA/SMK/MA tahu mau kemana setelah lulus sekolah nanti, seperti diceritakan Elis Rahmawati, lulusan dari SMK N 1 Nglipar ini masih bingung untuk menentukan pilihan. Apalagi menurut Elis, setelah lulus sekolah  orangtuanya sudah menjodohkan dengan pria pilihan orang tuanya.

“Saya disuruh menikah setelah lulus ini, dijodohkan dengan pilihan orang tua saya,” tutur remaja asal Padukuhan Boyo, Desa Ngalang, Kecamatan Gedangsari ini lirih sembari menunduk.

Dengan mata memerah, Elis menyatakan tidak mau untuk segera dinikahkan dan menjadi ibu rumah tangga. Gadis belasan tahun ini berontak dengan hati nuraninya, karena merasa bingung akan kemana setelah lulus ini. Sebenarnya  dalam hati kecilnya Elis mempunyai harapan bisa melanjutkan kuliah jurusan perawat walaupun di SMK dia mengambil jurusan Tehnik Komputer Jaringan (TKJ).

“Saya sebenarnya kepengin menjadi perawat, walaupun sekolah saya jurusan Teknik Komputer Jaringan. Pertanyaannya sanggupkah saya menentang keinginan orangtua ?” keluhnya.

Ketika ditanya tentang pernikahannya karena dijodohkan, Elis hanya diam, enggan untuk menjawab lebih jauh. Dia mengaku tidak sesuai dengan kehendaknya yang masih mau mengejar cita-citanya.  Apalagi usianya masih masih tergolong remaja yang masih mempunyai kesempatan yang luas baik untuk kuliah ataupun bekerja  terlebih dahulu.

Sebenarnya penolakan Elis untuk tidak menikah dulu secara tidak langsung membantu program Pemerintah  Kabupaten Gunungkidul yaitu program penundaan nikah di usia dini. Apalagi belum lama ini Kecamatan Gedangsari sebagai contoh sudah berhasil  menekan pernikahan usia dini sehingga meraih penghargaan Top 99 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN RB) terkait inovasi penundaan pernikahan usia dini.

Keberhasilan Gunungkidul bisa menekan pernikahan usia dini karena kerja keras semua pihak, dari sosialisasi-sosialisasi sampai membuat slogan-slogan, seperti “Gendong tas disik, lagi gendong anak” atau “Gendong Tas Disik, Besok Nembe Gendong Adik Cilik,” dan lain-lain.  W Joko Narendro

INFO BISNIS

1. AHASS 693 WONOSARI HONDA SERVICE 

Jln. KH Agus Salim 113 Ledoksari Wonosari

Telp. (0274) 392266, HP. 087838272255

Melayani : Servis Gratis, Servis Ringan, Servis Berat, Press Porok, Press Body, Penjualan Spare Part Lengkap, Pemesanan Sparepart, Booking Servis dan Layanan Servis Antar Jemput. Dapatkan Kalender Cantik......segera & terbatas!!! Ayo ke Ahass 693....Program guru servis lengkap discount 50% dengan membawa copy kartu guru berlaku mulai tgl 21 November s.d 5 Desember. Bengkel Ahass tunggal tidak buka cabang di Wonosari!!!

2. ESTETHIC SALON & BODY SPA

Jln. KH Agus Salim 113 Ledoksari Wonosari HP.081802711531, WA.081227706969

Melayani : Perawatan Rambut, Perawatan Badan (Free Totok Wajah) Khusus Wanita, Perawatan Wajah (Standar Skincare Tarif Pelajar),Konsultasi Kulit dan Healthy.

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE