• Sabtu, 22 September 2018
  • LOGIN
Dua Truk Rastra Tak Layak Konsumsi Ditolak

Dua Truk Rastra Tak Layak Konsumsi Ditolak

Infogunungkidul, NGAWEN, Senen Wage – Masyarakat Tancep, Kecamatan Ngawen tegas menolak paket beras sejah tera (rastra) kiriman Bulog. Rastra yang dikirim dinilai tidak layak untuk dikonsumsi.

Info awal perihal penolakan rastra di desa Tancep, Ngawen dikirim hari ini Senin 7 Agustus 2017 jam 05.200 wib. Sebanyak 2 (dua) truk atau 940 sak, pembongkarannya dihentikan lantaran beras dalam kondisi sangat buruk.

“Pemerintah desa Tancep menemukan 4 (empat indikasi), pertama warna beras telah berubah menjadi kuning kecoklatan dan hitam; kedua bau beras tidak sedap; ketiga mabluk (berdebu) dan keempat, beras berkutu,” kata Kepala Seksi Pelayan (Kasipel) Haryono.

Kasipel Tancep menerangkan, penolakan tersebut dituangkan dalam berita acara disaksikan oleh 4 (empat) warga desa.

Penolakan rastra dikirim melalui surat nomor 114/VIII tertanggal 7 Agustus 2017 ke Kepala Perum Bulog DIY, ditndatangani Kepala Desa Sunardi.

“Intinya, kami menolak minta diganti rastra yang baik, dalam tempo yang tidak terlalu lama” tandas Kasipel.

Dia sangat kecewa atas pelayanan Bulog. Semiskin apa pun, warganya jelas tidak doyan beras serupa itu. Diberikan kepada ternak, bia jadi malah jadi penyakit.

Agung Sedayu


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE