• Kamis, 19 Juli 2018
  • LOGIN
Bolu Gaplek Digempur Roti Khong Guan

Bolu Gaplek Digempur Roti Khong Guan

Infogunungkidul, PATUK, Rabu Legi –  Perang camilan melawan kue pabrikan gencar dilakukan. Ibu-ibu tingkat RT didorong membuat makanan olahan berbahan baku gaplek. Membuat camilan lokal bertujuan untuk suguhan manakala ada tamu. Fakta menunjukkan, meja tamu tak berisi produk lokal, melainkan roti buatan pabrik.      

Hari Ulang Tahun Republik Indonesia HUT-RI, sampai kapan pun senantiasa dijadikan moment berkreasi untuk mengisi kemerdakaan.

Melalui aneka lomba, pemerintah tingkat padukuhan mendorong ibu-ibu PKK membuat  camilan (makan) berbahan baku ketela.

“Tujuan utama bukan untuk  dijual, melainkan guna memenuhi kebutuhan sehari-hari atau untuk jamuan tamu” kata Indah, warga RT 28, Padukuhan Putat Wetan, 8/8.

Indah dan kelompoknya membuat kue bolu, dengan bahan utama tepung gaplek. Dari sisi tampilan, orang tak percaya bahwa kue kreasi Indah dan kawan-kawan, berasal dari tepung gaplek.

“Setelah dicicipi, terasa benar, bolu kreasi RT 28 tidak beda dengan tiwul,” ujar Dian Febro, salah satu tim penilai lomba merakit makanan dari tepung gaplek.

Dian menyatakan, makanan seperti ini jarang ditemukan di meja tamu warga. Yang ada di sana, kata Dia, kebanyakan adalah makanan dalam toples, bahkan roti kaleng kong guan.     

Reporter: Maretha


SUPPORTED BY :
INFO GUNUNGKIDUL BISNIS
TANAH DIJUAL


● Tanah pekarangan
Luas tanah : 1002 M2
Luas Bangunan (Rumah ) : 1002 m2
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik.
Harga 1,3 jt/m2

● Tanah Pekarangan
Luas tanah : 94 m2, Lebar 7m X13,5 m
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik
Harga 155 jt

TLP/WA : 0813-2747-5010

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE