• Sabtu, 21 Juli 2018
  • LOGIN
Mangsa Kambing di Ladang, Petani Buru Anjing Liar

Mangsa Kambing di Ladang, Petani Buru Anjing Liar

Infogunungkidul, TEPUS, Jumat Pon-Seringnya kawanan anjing liar memangsa ternak kambing membuat warga bergerak memburu keberadaannya. Bermodal senapan angin, warga bahkan rela tidur di ladang demi menjaga kambing yang memang dikandangkan di ladang.

Diungkapkan Budi 45, warga Desa Tepus, Kecamatan Tepus, jika ternak di ladang tidak dijaga, maka kemungkinan dimangsa kawanan anjing liar sangatlah besar.

“Kejadian terakhir terjadi di perbatasan Desa Tepus dengan Sidoharjo. 3 ekor kambing tewas dengan luka bekas gigitan di bagian tubuhnya,” ungkapnya, Jumat, (11/08)

Biasanya, lanjut Budi, kambing yang diduga kuat menjadi mangsa kawanan anjing liar memang dikandangkan di ladang yang jauh dari pemukiman penduduk.

“Karena jauh dari pemukiman itulah tahu-tahu paginya sudah mati. Memang tidak seluruh anggota tubuhnya dimangsa, bahkan ada yang cuma bekas gigitan saja,” lanjutnya.

Terpisah, Kapolsek Tepus, Ajun Komisaris Polisi Yusuf membenarkan adanya warga yang memburu kawanan anjing liar tersebut.

“Sebenarnya ini terjadi hampir di semua wilayah terutama yang dekat dengan pantai seperti Desa Sidoharjo, Tepus dan Purwodadi,” katanya.

Kematian ternak kambing menurut AKP Yusuf diduga kuat dilakukan kawanan anjing liar. Keberadaan kandang ternak petani yang diletakkan di tengah ladang sangat memudahkan hewan buas untuk memangsanya.

“Secara geografis ladangnya berada di gunung yang jauh dari pemukiman penduduk. Otomatis akan mempersulit pengawasan juga,” tambahnya.

Untuk itu Kapolsek Tepus menyarankan agar petani lebih baik membuat kandang ternaknya tak jauh dari tempat tinggal. Dengan kandang ternak dekat dengan pemukiman penduduk, selain memudahkan pengawasan juga mempersempit ruang gerak hewan liar yang hendak memangsanya. Meski demikian, lanjut Yusuf, merubah mindset (red-pola pikir) warga agar mengikuti saran polisi tidaklah mudah. Pasalnya petani berdalih dengan kandang ternak di ladang akan lebih mudah dan dekat dalam mencarikan hijauan makanan ternak. 

Reporter: Agus SW


SUPPORTED BY :
INFO GUNUNGKIDUL BISNIS
TANAH DIJUAL


● Tanah pekarangan
Luas tanah : 1002 M2
Luas Bangunan (Rumah ) : 1002 m2
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik.
Harga 1,3 jt/m2

● Tanah Pekarangan
Luas tanah : 94 m2, Lebar 7m X13,5 m
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik
Harga 155 jt

TLP/WA : 0813-2747-5010

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE