• Jumat, 19 Oktober 2018
  • LOGIN
Rasul Nglipar Lombakan Kirab Antar Padukuhan

Rasul Nglipar Lombakan Kirab Antar Padukuhan

Infogunungkidul, NGLIPAR, Minggu Kliwon-Dalam rangka bersih Desa rasulan di Nglipar diadakan lomba kirab budaya. Antusias masyarakat terlihat ketika ribuan warga ikut terjun dalam pelaksanaan kirab budaya kali ini.

Dari 6 padukuhan peserta kirap, antara lain Nglipar Lor, Nglipar Kidul, Mengger, Ngaliyan, Kedungranti, dan Sumberejo semua  berkumpul di lapangan Desa Nglipar, kemudian kirap diberangkatkan menuju Balai Desa Nglipar untuk di nilai oleh team penilai.
 
Team penilai melibatkan pengamat budaya, dan Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul.
 
Kirab budaya merupakan rangkaian acara rasulan, yang sebelumnya sudah diawali dengan bersih sumber, sendang dan sungai di padukuhan yang sudah terbiasa melaksanakan adat bersih sumber.
 
Ketua Panitia kirab budaya, Samsusi, mengatakan bahwa kirap budaya dilaksanakan setiap dua tahun sekali.
"Tujuanya untuk melestarikan dan mengembangkan budaya  khususnya budaya lokal," jelasnya (13/08).
Dijelaskannya, bahwa kirab melibatkan empat ribuan peserta, dengan menampilkan berbagai kegiatan budaya yang ada di setiap padukuhan masing-masing.
"Ada adat manten, gumbrekan, boyong, siskampling, dan berbagai kesenian termasuk reyog, jathel, gedrug, karawitan, dan sebagainya," imbuhnya.
Dijelaskan pula oleh Samsuri, Kegiatan rasulan menghabiskan dana Rp.52 jt, termasuk diberikan subsidi ke masing-masing padukuhan sebesar Rp.870 ribu rupiah.
 
Setelah acara kirab ini akan dilanjutkan lomba ingkung dari masing-masing RT, yang berjumlah 35 ingkung.
"Puncaknya Senin malam akan diadakan wayang kulit, dengan dalang Radiyo Harsono," pungkas Samsuri.
Hadir dalam acara Kirap Budaya Desa Nglipar, Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul Dan Muspika Kecamatan Nglipar.
 
Reporter: W. Joko Narendro.


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE