• Rabu, 18 Juli 2018
  • LOGIN
Gelontorkan Bantuan: Perkecil Angka Kemiskinan

Gelontorkan Bantuan: Perkecil Angka Kemiskinan

nfogunungkidul, WONOSARI, Selasa Pahing – Melalui Bank Mandiri, Pemerintah menyerahkan bantuan non tunai Program Keluarga Harapan (PKH)  secara simbolis berbarengan dengan bantuan siswa berprestasi. Penyerahan dilakukan 15 Agustus 2017, di Balai Desa Kepek Kecamatan Wonosari. Tujuan pemberian bantuan untuk menekan angka kemiskinan.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Dr. Harry Z Soeratin, SE. AK., MMCC., CA., Erc. (Sekjend Kemensos RI), Hj. Badingah,S.Sos (Bupati Gunungkidul), Dr. Said Mirza Pahlevi (Kepala Pusdatin Kesejahteraan Kemensos RI), Rudi As’Attaturida (Area Head Mandiri Yogyakarta), serta sekitar 350 orang penerima PKH.

“PKH merupakan program yang sangat bermanfaat bagi masyarakat Gunungkidul, karena mampu menurunkan angka kemiskinan 2,34 %,” jelas Badingah.

Menurut Bupati, di samping menurunkan kemiskinan, PKH juga menjadi modal sosial.   Masyarakat Gunungkidul makin terpacu dalam bergotong royong.

Bantuan tunai dapat diambil lewat ATM, kegunaannya dimanfaatkan sesuai aturan yang berlaku. Diharapkan oleh Bupati, bantuan dapat meningkatkan  perekonomian warga.

Di tempat yang sama, Dr. Said Mirza Pahlevi (Kepala Pusdatin Kesejahteraan Kemensos RI), mengatakan, PKH di propinsi DIY mulai dilaksanakan  tahun 2008, mencakup 4 kabupaten  Gunungkidul, Kulonprogo, Bantul dan Sleman. Tahun 2011, menyusul kota Yogyakarta.

Jumlah penerima PKH di kabupaten Gunungkidul sampai 2017 menurut Said Mirza Pahlevi sebanyak 60.734 kelompok penerima manfaat (KPM).

“Hari ini dihadirkan 350 KPM yang berasal kecamatan Wonosari 325 KPM dari desa Kepek, 25 KPM dari desa Baleharjo,” tandasnya.

Lebih detail dijelaskan, bantuan sosial yang diserahkan dari Kementrian Sosial RI kepada kabupaten Gunungkidul tahun 2017, terdiri bantuan PKH Non Tunai Rp. 114.787.260, untuk 60.734 KPM, bantuan beras sejahtera (Rastra) sebesar Rp. 15.888.060, untuk 88.267 KPM, bantuan sosial lanjut usia sebesar Rp. 915.000.000, untuk 305 jiwa.

Personil yang menangani bantuan Kemensos  berjumlah 109 orang terdiri dari 1 orang koordinator kabupaten, 100 orang pendamping dan 8 orang operator.

Bantuan yang diterima oleh PKM bervariasi sesuai dengan tingkat pendidikan dan kondisi kesehatannya maka pada tahun 2017 diberi flat sebesar Rp. 1.890.000 dan Rp. 2.000.000 bagi lansia di atas 70 tahun ditambah penyandang disabilitas berat.

“Bantuan diterimakan 4 tahap dalam setahun, masing-masing tahap sebesar Rp. 500.000,” pungkasnya.

Kementrian Sosial berharap peserta PKH juga mendapatkan program bantuan sosial lainnya seperti program Indonesia pintar, program Indonesia sehat, bantuan pangan non tunai (BPNT), kelompok usaha bersama (KUBE), usaha ekonomi produktif, rumah tinggal layak huni, (Rutilahu), maupun program subsidi energi, agar mereka cepat terentaskan dari kemiskinan.

Repoerter: W. Joko Narendro


SUPPORTED BY :
INFO GUNUNGKIDUL BISNIS
TANAH DIJUAL


● Tanah pekarangan
Luas tanah : 1002 M2
Luas Bangunan (Rumah ) : 1002 m2
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik.
Harga 1,3 jt/m2

● Tanah Pekarangan
Luas tanah : 94 m2, Lebar 7m X13,5 m
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik
Harga 155 jt

TLP/WA : 0813-2747-5010

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE