• Kamis, 15 November 2018
  • LOGIN
Bertabur Pesta Kembang Api, Berbagi Rezeki Untuk Kaum Dhuafa

Bertabur Pesta Kembang Api, Berbagi Rezeki Untuk Kaum Dhuafa

Infogunungkidul, WONOSARI, Senin Pon--Gemerlap taburan kembang api membelah gelapnya malam menjadi pertanda dimulainya puncak acara peringatan HUT RI ke-72 oleh MUDI 37. Puluhan paket sembako untuk kaum dhuafa dibagikan langsung oleh Wardoyo, Kades Selang, Kecamatan Wonosari, Minggu malam, (20/08).

“Pembagian paket sembako untuk fakir miskin ini menjadi bukti kalau MUDI 37 benar-benar mengamalkan Pancasila secara konsekuen. Tak hanya dalam slogan, tetapi dibuktikan karya nyata,” komentar Wardoyo.

Di tengah kondisi bangsa yang terancam degradasi moral, Kades Selang ini berharap, MUDI 37 dapat menjadi teladan bagi kelompok pemuda lainnya. Artinya menjadi generasi muda taat hukum dan tidak terjerumus ke dalam pergaulan bebas yang negatif.

“Tularkan virus anti narkoba, anti miras, anti perbuatan kriminal ini kepada kelompok muda mudi lainnya. Lanjutkan hal positif ini, dan tinggalkan hal yang merusak. Saya dukung langkah kalian,” tegasnya.

Sementara itu Sugeng Sayogo, Ketua Panitia penyelenggara peringatan HUT RI-72 menyatakan bahwa MUDI 37 adalah organisasi kepemudaan gabungan 2 dusun yang berbatasan. Dari RT 03 Desa Selang, Kecamatan Wonosari dan RT 07, Desa Grogol VI, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo. Tujuannya agar muda mudi 2 dusun tersebut selalu akur dan seiring sejalan dalam segala aspek kemasyarakatan.

“Hari ini tepat ulang tahun MUDI 37 yang kedua. Misi kami lebih banyak mengarah kegiatan sosial, maka terselenggara bhakti sosial pembagian sembako ini,” terangnya.

Sedangkan menurut pimpinan MUDI 37, Sapto Aribowo SH, pemberian paket sembako menyasar kepada janda dan fakir miskin yang ada di 2 dusun. Sumber dana dari iuran dan juga sponsor dari warga kedua dusun yang sudah mapan secara ekonomi di perantauan.

“Sesuai slogan kami yakni senang membuat orang lain senang akan kami kembangkan. Dalam waktu dekat akan kami adakan bazar sembako murah. Prinsipnya, kami berbagi bukan karena kami kaya raya, melainkan karena kami pernah merasakan rasanya tidak punya apa-apa,” pungkasnya.

Seusai pembagian sembako, acara dilanjutkan pertunjukan musik campursari Nada Mudi dengan bintang tamu Zarima. 

Gaib Wisnu Prasetya


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE