• Minggu, 15 Juli 2018
  • LOGIN
Guyuran Olie Bekas Untuk Oknum PNS Senior

Guyuran Olie Bekas Untuk Oknum PNS Senior

Infogunungkidul, Ono-Ono Wae (OOW) adalah rubrik khas, disajikan dengan gaya berbeda, unik, nyleneh dan kocak. Dikutip dari berbagai sumber. Tokoh dalam cerita bukan nama sebenarnya.

Lewat Facebook hingga WA manusia modern kecanduan medsos, termasuk Lisa, 33, ibu dua orang anak. Dari medsoslah dia punya PIL si Sunyoto 45, seorang PNS. Ironisnya, sebagai wanita dia berani melakukan kencan dengan PIL-nya dirumahnya sendiri. Istimewanya si tamu tengah malam ini buru-buru diajak masuk kamar pribadi. Di dalam kamar “dijamu” dengan suguhan istimewa hingga Sunyoto merem melek. Tapi sial, baru saja permainan hendak mulai, sudah tertangkap basah suami.

Bang Yono 35, suaminya pun marah, keduanya tertangkap tangan saat sedang berbugil ria. Amarah Bang Yono pun meledak, olie bekas nan hitam pekat diguyurkan sekalian.

“Niiih.....Biar tambah licin.....Byuurrrr !!!” habis itu kasusnya dilaporkan polisi.

Orang sekarang tak bisa hidup tanpa medsos dan HP, sehingga jumlah HP yang beredar lebih banyak dari jumlah penduduk RI. Tapi dunia internet ternyata bak pisau bermata dua, bila salah penggunaan bisa menimbulkan bahaya. Dewasa ini banyak rumahtangga berantakan gara-gara suami atau istri punya PIL/WIL yang diperolehnya lewat Facebook dan sejenisnya.

Lisa warga Kecamatan Wonosari termasuk manusia modern yang doyan HP itu. Lewat HP canggihnya dia bisa main internetan, FB-an dengan sahabat dan kenalan baru. Dari sekian kenalannya di jagad maya tersebut, paling intens menghubungi adalah Sunyoto, PNS disalah satu UPT milik Pemkab Gunungkidul yang tinggal di desa sebelah. Setiap hari dia selalu kontak, ngajak cerita ini itu sampai hal-hal yang bersifat pribadi. Sebagai PNS, Sunyoto boleh dikategorikan senior. Bukan senior karena masa kerja, senior disini singkatan dari “seneng istri orang”

Edan betul si Lisa ini. Meski sudah punya suami bahkan beranak dua, dia mau saja menanggapi kontak Sunyoto lewat FB yang mulai menjurus. Buktinya ketika dia mengajak ketemu onshore (di darat), Lisa menanggapi dengan gegap gempita. Sunyoto disuruh bertamu saat Bang Yono sedang tidak ada di rumah. Undangan khusus itu tentu saja ditanggapi Sunyoto yang nampaknya alim, ternyata bagian dari keluarga besar Ki Sastro Pandelepan alias tukang selingkuh.

Dalam kamus bahasa asing, tamu istimewa sering disebut pula tamu VIP (Very Important Person). Adapun si tamu ternyata impotent, itu urusan pribadi masing-masing. Yang jelas tuan rumah sudah berusaha menghomati si tamu sebagus dan selayak mungkin.

Tapi yang dilakukan Lisa ini tidak layak dicontoh. Saking demikian memuliakan si tamu, Sunyoto yang nyata-nyata kaya Raden Gatotkaca diterima dengan tangan terbuka. Karena hari sudah kelewat larut malam, si tamu dijamunya dengan tidur bareng. Apakah dengan segala aktivitasnya ? Wallahu alam, yang jelas si tamu jadi ketagihan.

Secara harfiah, Lisa sebetulnya masih punya suami, begitu pula Sunyoto, dia juga punya istri yang wajib dinafkahi lahir batin. Tapi namanya godaan setan, baik Lisa maupun Sunyoto justru lebih tertarik pada barang yang bukan milik sendiri. Mereka selalu berusaha untuk bisa bertemu secara khusus. Hati ini menjadi lega dan puas bilamana –pinjam istilah almarhum Sutan Bhatugana– sudah masuk itu barang!

Agaknya mereka memang sudah sama edannya. Terbukti keduanya kemudian sepakat untuk bikin skandal perselingkuhan. Ketimbang kebelet tidak tersalurkan, dirumah WIL-nya pun jadilah. Makanya kemarin malam setelah tiba di rumah Lisa, tamu istimewa itu diajak masuk kamar, dan kemudian diduga kuat melakukan hubungan tak ubahnya suami istri.

Tapi belum juga tuntas, ibaratnya baca buku baru sampai halaman tengah, di luar dugaan Bang Yono pulang lebih cepat. Tentu saja dia kaget begitu melihat ada lelaki asing di dalam kamar dan kondisi istrinya bugil pula. Tambah kaget lagi, sprei kasur berantakan, sepertinya baru saja ada pertempuran antara Suriah dan ISIS.

“Ngapain saja kalian di sini?” kata Bang Yono dengan keras.

Teriakan Bang Yono yang keras, memancing tetangga kanan kiri berdatangan. Sunyoto yang ketakutan akhirnya tak bisa mengelak, tapi dia berkilah baru sampai pemanasan. Saking emosinya Bang Yono dan warga yang ikut menggerebek, pasangan haram ini diguyur olie bekas nan hitam pekat. Skandal ini selanjutnya dibawa ke Polsekta Wonosari.

 “Tangkap dan penjarakan mereka,” kata Bang Yono geram.

Bang Yono pasti kesal, tengah malam kok mendapati istri telanjang bulat dengan pria lain.

Emang nggak adem tuh ? 

Penulis: Gaib Wisnu Prasetya


SUPPORTED BY :
INFO GUNUNGKIDUL BISNIS
TANAH DIJUAL


● Tanah pekarangan
Luas tanah : 1002 M2
Luas Bangunan (Rumah ) : 1002 m2
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik.
Harga 1,3 jt/m2

● Tanah Pekarangan
Luas tanah : 94 m2, Lebar 7m X13,5 m
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik
Harga 155 jt

TLP/WA : 0813-2747-5010

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE