• Jumat, 14 Desember 2018
  • LOGIN
Tak Pernah Dibantu Peralatan, Supomo Terus Berkarya

Tak Pernah Dibantu Peralatan, Supomo Terus Berkarya

Infogunungkidul, NGLIPAR, Kamis Legi- Supomo 46, warga Pengkol, Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar adalah warga penyandang disabilitas. Semangatnya pantas diapresiasi. Keterbatasan fisik dan peralatan, tidak menjadi penghalang dalam berkarya.

Keahliannya dalam ukir kayu mengundang pecinta benda antik berkunjung sekaligus memesan karya-karyanya.

Supomo hoby mengumpulkan barang-barang antik seperti gentong, gebyok, juga lesung. Beberapa tahun terakhir, koleksi Supomo mendatangkan banyak rejeki.

Tak hanya benda antik, Supomo juga gemar mengukir tunggak (pokok) kayu mati.

"Saya membuat ukiran tergantung pesanan.  Ada peminat yang meminta motif wayang, naga, pepohonan dan lain-lain," kata Supomo, (24/08).

Bapak dua anak ini bertutur, awal menekuni seni ukir dan barang-barang antik dimulai  sejak kakinya sakit. Kerja keras tidak mungkin, karena terlalu terforsir kaki sebelah kanan pasti tambah sakit.

"Awalnya saya adalah tukang kayu. Sadar kondisi, saya memilih menjadi pengukir serta mengumpulkan barang antik," imbuhnya.

Meski lulus SMA, demikian Supomo melanjutkan cerita,  ketrampilan mengukir tidak didapat dari sekolah. Keahlian  itu diperoleh secara  otodidak.

"Saya tidak pernah berguru, ketrampilan yang saya dapat karena hobby, bakat serta inspirasi," kata dia.

Hasil pantauan media karya Supomo tidak hanya dipasarkan di lokal tetapi juga sampai luar daerah. Hingga saat ini ketrampilan mengukir menjadi  sumber penghasilan pokok untuk menghidupi keluarganya.

Kendala yang dia hadapi kelengkapan alat ukir sangat terbatas. Menurutnya hal ini mempengaruhi kulaitas karya dan pemasaran.

Dia mengaku, selama ini belum pernah menerima bantuan peralatan dari pemerintah. Meski demikian dia tidak pernah berhenti berkarya.

Reporter: W. Joko Narendro


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE