• Minggu, 21 Oktober 2018
  • LOGIN
Pokdawis Memungut Puing, Badingah Terpancing

Pokdawis Memungut Puing, Badingah Terpancing

Infogunungkidul, PONJONG, Sabtu Pon – Nugroho Catur Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Umbulrejo, Kecamatan Ponjong, Gunungkidul tertatih-tatih mengidentifikasi (mengumpulkan) titik destinasi. Sebagian kecil destinasi yang dilacak adalah pilot pojek Pemda Kabupaten Gunungkidul. Meski hanya sepotong,  Hj. Badingah, S.Sos Bupati Gunungkidul pun terpancing berkomentar.

Nugroho Catur berhasil menyajikan data, terkait dengan destinasi yang kemudian ditawarkan kepada publik. Sederet nama dia catat: (1). Bendungan Beton; (2). Goa Cokro; (3). Goa Geremeng; (4). Goa Plalar; (5). Bukit Mardedo Melikan; tak ketinggalan termasuk mengangkat (6). Balai Benih Ikan (BBI).

“Bendungan  seluas 20-an Ha  merupakan Wisata Tirta  menampilkan landcape (pemandangan) yang di kelilingi  pepohonan,”  ujar Nugroho mempromosikan destinasi buatan pemerintah puluhan tahun silam.

Promo yang dilakukan besar-besaran lewat media sosial, memancing perhatian Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah, S.Sos.

“Kreatifitas dan ketekunan masyarakat akan lebih memajukan destinasi wisata terutama wisata alam. Jangan lupa tetap jaga kebersihan dan kenyamanan,” pesan Badingah Singkat.

Pariwisata  memiliki kekuatan super. Hampir 144 desa  Gunungkidul terpikat, kemudian berlomba menggali potensi.

“Kadang malah ada yang mengais potensi, karena alam yang ada di hamparan tertentu sebenarnya hanya potensi semu,” timpal Joko Priyatmo, pengamat pariwisata, (25/8).

Dia menyebut contoh, air terjun Kedung Kandang (Nglanggeran), Banyu Nibo (Putat), Gogor Park dan Nawing Purba (Salam), Jurug Gege (Semoyo), Manglung (Patuk) dan sebagainya.

Ketika pariwisata diseret ke ranah industri, lanjut Joko Priyatmo, masyarakat menjadi sibuk bekerja. Di antara mereka,  ada yang berhasil, tetapi banyak juga yang kecewa.

Agung Sedayu


BACA JUGA