• Selasa, 16 Januari 2018
  • LOGIN
  • Berlangganan Berita Terbaru invite BBM DCA2ADE9/ DD30B86C/ WA. 081904213283. Infogunungkidul, menerima tulisan/ berita opini dari pembaca sesuai dengan kaidah dan kode etik jurnalistik, tidak mengandung unsur sentimen SARA dan Provokatif terhadap kelompok tertentu. Kirimkan opini ke email: redaksi@infogunungkidul.com - "HYPNO THERAPY" Mengobati berbagai macam penyakit. Buka praktek hari: Rabu & Sabtu Jam: 08.00-16.00 Alamat praktek: Jl. Kyai Legi Kepek Wonosari Gunungkidul. Konsultasi & Pendaftaran hub. Lucy 08997722517.

Kamandaka Mengamuk di Bekas Terminal

Kamandaka Mengamuk di Bekas Terminal

Infogunungkidul, WONOSARI, Senin Pahing--Alkisah Adipati Pasir Luhur berduka lantaran Dewi Ciptarasa, putri bungsunya belum juga ketemu jodoh. Begitu datang lamaran, yang hendak jadi menantunya adalah Prabu Pulebahas dari Nusa Kambangan. Mengamuklah Jenderal Kamandaka yang juga mengharapkan cinta sang Dewi Ciptarasa.

Itulah narasi pembuka lakon Ketoprak Mataram yang mengambil lakon Jenderal Kamandaka yang diperankan gabungan seniman se Gunungkidul di eks Terminal Baleharjo, Minggu malam (03/09). Ketoprak digelar sebagai pamungkas acara penutupan Parade Seni dan Pameran Produk Daerah 2017. Beberapa seniman kawakan seperti Waluyo, Joni Gunawan, Suhin, Gatot Sujarno hingga Aris Wirya ambil bagian dalam pementasan ini.

“Jenderal Kamandaka ini lakon carangan yang disadur dari kisah Lutung Kasarung. Digubah sedemikian rupa yang sarat pesan moral namun mampu membuat penonton tertawa berkepanjangan,” ulas sutradara joni Gunawan.

Dalam skenario, Adipati Pasir Luhur mengajak putra dan menantunya berburu ke hutan. Dewi Ciptarasa ikut menyertai, di tengah hutan tersebut ketemulah dengan hewan lutung (red-sejenis kera) yang lucu. Lutung tersebut oleh Dewi Ciptarasa diboyong ke istana Pasir Luhur.

Eloknya, lutung tersebut dapat berbicara seperti manusia. Dan terungkaplah kalau lutung tersebut ternyata Raden Kamandaka yang memang jatuh cinta sama Dewi Ciptarasa. Jadilah keduanya sepasang kekasih.

Meski awalnya ditentang Adipati Pasir Luhur, namun Raden Kamandaka dan Dewi Ciptarasa tetap nekad menjalin hubungan kekasih. Di tengah suasana runyam, datanglah Prabu Pulebahas dari Nusa Kambangan yang memaksa harus dinikahkan dengan Dewi Ciptarasa.

Jika ingin beristrikan Dewi Ciptarasa, mau tak mau Raden Kamandaka harus berjuang menyingkirkan Prabu Pulebahas. Mengamuklah Raden Kamandaka yang menjadi jenderal bagi prajurit dalam mengalahkan Prabu Pulebahas. Akhirnya pentas ketoprak berakhir dengan kemenangan Jenderal Kamandaka yang sukses mempersunting Dewi Ciptarasa.

Sementara itu, Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul, CB Supriyanto, S.IP kala menutup Parade Seni dan Pameran Produk Daerah 2017 berharap acara sejenis terselenggara secara rutin.

“Namun harapan saya jangan bersamaan dengan peringatan HUT RI, carilah waktu yang lain,” pintanya.

Jika dilaksanakan agak jauh dari peringatan HUT RI, sambung CB, penonton akan banyak dan diharapkan menjadi ikon baru pemancing wisatawan berkunjung ke Gunungkidul.

Gaib Wisnu Prasetya   

INFO BISNIS

1. AHASS 693 WONOSARI HONDA SERVICE

Jln. KH Agus Salim 113 Ledoksari Wonosari Telp. (0274) 392266, HP. 087838272255

Melayani : Servis Gratis, Servis Ringan, Servis Berat, Press Porok, Press Body, Penjualan Spare Part Lengkap, Pemesanan Sparepart, Booking Servis dan Layanan Servis Antar Jemput. PROMO JANUARI !!! Service lengkap berhadiah Plas Chamois/Discount 15% Syarat ketentuan berlaku (Selama persediaan masih ada)

2. ESTETHIC SALON & BODY SPA

Jln. KH Agus Salim 113 Ledoksari Wonosari HP.081802711531, WA.081227706969

Melayani : Perawatan Rambut, Perawatan Badan (Free Totok Wajah) Khusus Wanita, Perawatan Wajah (Standar Skincare Tarif Pelajar),Konsultasi Kulit dan Healthy, Pengencangan Wajah, Tiruskan dan Rampingkan Pipi, Wajah, Leher, Menghilangkan Kantung Mata Tanpa Operasi

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE