• Rabu, 24 Oktober 2018
  • LOGIN
Selamat Datang Jamaah Haji Gunungkidul, Semoga Menjadi Haji Mabrur

Selamat Datang Jamaah Haji Gunungkidul, Semoga Menjadi Haji Mabrur

Infogunungkidul, WONOSARI, Kamis Pahing--“Selamat datang jamaah haji, semoga menjadi haji mabrur,” itulah ucapan yang pertama kali disampaikan Hj Badingah S.Sos kala menyambut kedatangan jamaah haji asal Kabupaten Gunungkidul, (14/09) di Bangsal Sewokoprojo, Pemkab Gunungkidul.

Kedatangan jamaah haji yang tergabung dalam kloter 23 SOC  tersebut molor dari jadwal yang sudah ditentukan yakni pukul 08.30 WIB. Ternyata 357 jamaah haji tersebut tiba pukul 11.00 WIB. Padahal keluarga penjemput jamaah haji dari pagi sudah berjubel di Bangsal Sewoko Projo menantikan kepulangan sanak saudara dari tanah suci.

Selanjutnya Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah S.Sos dalam sambutannya menekankan kepada para jamaah haji agar menghormati perbedaan dalam cara beribadah.

"Bapak dan ibu semua sudah berkumpul dengan umat Islam dari seluruh dunia, sudah tahu ada perbedaan cara beribadah, tetapi toh semua menyembah kepada yang satu, yaitu Allah SWT," kata Badingah.

Oleh karena itu, lanjutnya, jangan sampai perbedaan itu dibesar-besarkan, jangan menjadi perdebatan, karena semua itu sesama umat Islam. Mudah-mudahan setelah melakukan perjalanan ibadah haji selama 40 hari semoga mendapat predikat haji yang mabrur.

"Semoga Allah SWT menerima amal ibadah yang sudah  dilakukan di tanah suci dan sesuai janji Allah yaitu surga bagi penjenengan semuanya," doa Badingah.

Ia juga  berharap supaya setelah dari tanah suci, bisa lebih bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat sekitarnya.

"Bisa menjadi suri tauladan di lingkungan masing-masing,"pungkasnya. 

Sementara itu diungkapkan Mukotib, S.Ag, Pelaksana Tugas Kantor Kemenag Gunungkidul semua jamaah haji dalam keadaan baik, kecuali satu orang yang masih sakit dan menjalani perawatan di rumah sakit.

"Semuanya dalam keadaan baik dan sehat, kecuali satu jamaah haji yang masih sakit dan dirawat di sana," ujar Mukotib.

Jemaah haji yang masih di rawat di RS hingga jadwal kepulangan tiba akan disiapkan skenario khusus. Artinya jika sudah sembuh akan diikutkan kloter lain dari Jawa Tengah. 

Reporter: Joko Narendro