• Selasa, 17 Juli 2018
  • LOGIN
RESIKO BERTEMAN DENGAN NEGARA KOMUNIS

RESIKO BERTEMAN DENGAN NEGARA KOMUNIS

Infogunungkidul, WONOSARI – Selasa Paing –  Politik luar negeri Indonesia tidak berubah (tidak akan pernah berubah) tetap bebas aktif. Mochtar Kusumaadmaja mengatakan, bebas aktif  artinya leluasa menjalin hubungan dengan negara lain tetapi tidak berpihak. Politik bebas aktif bukan berarti bebas dari resiko.

Meski perang dingin telah dianggap selesai, secara ideologis-ekonomis, negara di dunia tetap terbelah menjadi dua blok, yakni blok kapitalis murni dan  blok kapitalis komunis.

Posisi Indonesia cukup jelas, ada pada garis nonblok  yang berkecenderungan menjalin hubungan dengan dua blok besar tersebut.

Saat menjalin  hubungan dengan negara kapitlis yang komunistik, Indonesia memperoleh keuntungan besar, terutama dukungan dana untuk pembangunan infrastruktur kelas mega proyek semacam pembangkit tenaga listrik di belahan bumi Indonesia.

Berhubungan dengan negara kapitalis yang komunistik, efek negatifnya juga tidak bisa dinisbikan. Indonesia mendapat pasokan narkoba berton-ton dari Cina, sehingga aparat kepolisian dibikin luar biasa sibuk.

Termasuk peristiwa paket penanaman wortel pembebal otak anak, yang dibongkar polisi di Surabaya. Kabarnya ada upaya sistemik merusak otak generasi (anak) dengan cara mengkonsumsi wortel asal Cina.

Bangsa Mongolia ingin menguasai Indonesia? Ini luka lama yang terpendam berabad-abad. Kaisar Khubilai Khan menghajar Singasari tertulis dalam sejarah, meski akhirnya tentara Mongolia itu dipukul mundur oleh Raden Wijaya menantu Kertanegara.

RRC itu maunya seperti apa, senbenarnyan tidak sulit untuk ditebak. Sayangnya penguasa negeri ini tidak mau belajar pada sejarah. Padahal Bung Karno mengingatkan, jangan sesekali melupakan sejarah (JASMERAH).

Penulis: Bambang Wahyu Widayadi

Tulisan di atas adalah opini. Oleh sebab itu penanggungjawab isi keseluruhan bukan pada Redaksi, melainkan pada penulis.


SUPPORTED BY :
INFO GUNUNGKIDUL BISNIS
TANAH DIJUAL


● Tanah pekarangan
Luas tanah : 1002 M2
Luas Bangunan (Rumah ) : 1002 m2
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik.
Harga 1,3 jt/m2

● Tanah Pekarangan
Luas tanah : 94 m2, Lebar 7m X13,5 m
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik
Harga 155 jt

TLP/WA : 0813-2747-5010

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE