• Rabu, 17 Januari 2018
  • LOGIN
  • Berlangganan Berita Terbaru invite BBM DCA2ADE9/ DD30B86C/ WA. 081904213283. Infogunungkidul, menerima tulisan/ berita opini dari pembaca sesuai dengan kaidah dan kode etik jurnalistik, tidak mengandung unsur sentimen SARA dan Provokatif terhadap kelompok tertentu. Kirimkan opini ke email: redaksi@infogunungkidul.com - "HYPNO THERAPY" Mengobati berbagai macam penyakit. Buka praktek hari: Rabu & Sabtu Jam: 08.00-16.00 Alamat praktek: Jl. Kyai Legi Kepek Wonosari Gunungkidul. Konsultasi & Pendaftaran hub. Lucy 08997722517.

Ketika Istri Ngebon `Pemain` Asing

Ketika Istri Ngebon `Pemain` Asing


Infogunungkidul, Ono-Ono Wae (OOW) adalah rubrik khas, disajikan dengan gaya berbeda, unik, nyleneh dan kocak. Dikutip dari berbagai sumber. Tokoh dalam cerita bukan nama sebenarnya.

Demam Piala AFF U-18 ternyata juga dimanfaatkan para praktisi selingkuh. Ny. Nina 20, asli dari Jogja ini misalnya, di kala suami asyik nobar Piala AFF di rumah tetangga kala Indonesia berlaga melawan Thailand, dia malah ngebon “pemain” asing di kamarnya. Dan inilah yang terjadi, bola di TV belum juga goal, di kamar Yuliani kedudukan sudah 2-1.

Untuk meningkatkan mutu dan gengsi sebuah klub bola, ngebon atau transfer pemain asing yang terkenal sudah biasa dilakukan. Namun ternyata, bukan saja dunia bola, transfer pemain biasa juga dilakukan dalam dunia perselingkuhan. Tak puas dengan kinerja suami dalam urusan ranjang, banyak perempuan yang ngebon “pemain” asing ke dalam ranjangnya. Prestasinya memang cenderung luar biasa. Si pemain sangat lihai menggiring “bola”, sehingga berhasil mencetak gol-gol yang spektakuler.

Nina warga asli Jogja yang menikah dengan orang Gunungkidul, rupanya termasuk wanita yang tak puas dengan kinerja suami dalam urusan “bola”. Permainan suaminya sangat monoton. Jarang sekali Ali, 26, bisa melakukan tendangan dua belas pas, dan dia juga tak kenal tendangan plintiran melengkung ala Eggy Maulana Vikri andalan Timnas Indonesia, sehingga cara membawa bola mudah ditebak. Paling bikin Nina kesal, jantung sudah kadung deg-degan, ternyata tembakan Ali meleset.

“Sayang saudara saudara, pemain dengan nomer punggung sembilan gagal mencetak gol. Bola melebar dan tak masuk ke dalam gawang,” kata komentator di TV.

Tetapi, meski “main bola” kurang becus, Ali sangat gemar nonton bola, khususnya Piala Dunia dan Piala Eropa dan Piala AFF. Ali sangat fanatik dengan Timnas Indonesia yang didukungnya. Di kala musim Piala AFF sekarang ini, dia juga gemar nobar di rumah tetangga yang punya teve wide screen. Dia tak peduli dengan istri yang kesepian di rumah, dan terus memelototi layar teve sambil teriak-teriak bersama para tetangga.

Namun sesungguhnya Nina juga tak sepi-sepi amat. Karena dia berhasil menyulap kendala itu menjadi sebuah peluang. Terus terang saja, semenjak kinerja lakinya kurang memuaskan, diam-diam Nina ngebon “pemain” asing  dari lain kampung. Di hari-hari biasa mereka kencan di tempat jauh. Tapi sejak ada Piala AFF, sengaja Nina membawa gendakannya ke dalam rumah.

“Suamiku nonton bola di rumah tetangga, kita main bola sendiri,” kata Nina meyakinkan sang PIL.

Sebenarnya sangat riskan “main bola” di kandang lawan. Tapi karena Nina menjamin bahwa semua baik-baik saja adanya, Sigit, 24, memberanikan diri juga, itung-itung uji nyali. Maka menjelang pertandingan Indonesia Thailand, Sigit sudah deg-degan menunggu perintah lewat WA, kapan dia bisa masuk ke arena lapangan kasur spring bed di rumah Nina.

Nah, sejak sore Ali pun pamit istri mau nobar di rumah tetangga. Bersamaan dengan perginya suami, Nina segera kontak sang PIL untuk segera merapat. Beberapa menit kemudian, istri si Ali ini sudah asyik dengan “pemain” bon-bonannya. Dan ternyata Sigit memang pemain hebat, di TV bola masih stand 0-0, di kamar Nina kedudukan sudah 2-1 untuk keunggulan Sigit.

Celakanya, usia “pertandingan” Sigit tidak segera kabur, malah ketiduran di sebelah Nina yang juga terkapar habis kena tendangan 12 pas. Akibatnya, saat Ali pulang dari nobar jadi memergoki betapa Sigit kelonan dengan Nina. Langsung saja dia teriak, sehingga warga berdatangan. Saat diperiksa pengurus RT, Sigit jawabnya muter-muter. Ali yang emosi sempat menempelengnya hingga babak belur. Beruntung warga berhasil meredam amarah suami yang murka tersebut. Malam itu juga Nina ditundung minggat dari rumah Ali.

"Minggat kau ! Kere munggah bale, neng duwur bale malah ngorak arik genteng !" perintah Ali dengan wajah mangar-mangar bak Prabu Baladewa kecenthok per-nya.

Klunthuh-klunthuh Nina segera pulang ke rumah orang tuanya di Jogja. Sedangkan Sigit dengan wajah simpang siur bekas bogem mentah juga bergegas kabur dari TKP.

Untung kasus “bola”-nya nggak dilaporkan polisi. Paling-paling juga mereka bakal cerai. 

Gaib Wisnu Prasetya.

INFO BISNIS

1. AHASS 693 WONOSARI HONDA SERVICE

Jln. KH Agus Salim 113 Ledoksari Wonosari Telp. (0274) 392266, HP. 087838272255

Melayani : Servis Gratis, Servis Ringan, Servis Berat, Press Porok, Press Body, Penjualan Spare Part Lengkap, Pemesanan Sparepart, Booking Servis dan Layanan Servis Antar Jemput. PROMO JANUARI !!! Service lengkap berhadiah Plas Chamois/Discount 15% Syarat ketentuan berlaku (Selama persediaan masih ada)

2. ESTETHIC SALON & BODY SPA

Jln. KH Agus Salim 113 Ledoksari Wonosari HP.081802711531, WA.081227706969

Melayani : Perawatan Rambut, Perawatan Badan (Free Totok Wajah) Khusus Wanita, Perawatan Wajah (Standar Skincare Tarif Pelajar),Konsultasi Kulit dan Healthy, Pengencangan Wajah, Tiruskan dan Rampingkan Pipi, Wajah, Leher, Menghilangkan Kantung Mata Tanpa Operasi

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE