• Jumat, 19 Oktober 2018
  • LOGIN
Bank BPD DIY Persiapkan Terobosan di Era Digital Ekonomi

Bank BPD DIY Persiapkan Terobosan di Era Digital Ekonomi

Infogunungkidul, SLEMAN, Jumat Wage--Ditengah persaingan ekonomi serba virtual account (transaksi non tunai) seperti saat ini, dunia perbankan juga harus berubah seiring perkembangan zaman. Bank BPD DIY mempersiapkan sejumlah langkah terobosan untuk memenangkan persaingan di tengah digital ekonomi yang kian berkembang pesat. 

Diungkapkan Drs H Bambang Setiawan, Ec, M.BA, Direktur Utama Bank BPD DIY, sejak tahun 2017 hingga 2025 Bank BPD DIY sudah merancang untuk meluncurkan sejumlah program Digital Financial Services dengan memiliki financial teknologi sendiri.

"Kita siapkan e-commerce banking untuk pelayanan UMKM khususnya di DIY supaya bisa memasarkan produknya secara digital melalui kami. Dan kamipun siap mewadahi BPR-BPR lain yang ingin masuk ke digital," kata Bambang saat menggelar Pers Conference di Alana Hotel, Jl Kaliurang, Sleman, Kamis sore (05/10).

Dalam kartu ATM (Anjungan Tunai Mandiri) yang dimiliki nasabah Bank BPD DIY, saat ini sudah memiliki 30 feature untuk mempermudah nasabah dalam melakukan transaksi keuangan. Mulai membayar listrik, telkom, tiket kereta api, pesawat hingga membayar SPP bagi mahasiswa di 27 universitas unggulan di Yogyakarta semua bisa dilakukan hanya lewat 1 kartu ATM BPD DIY.

"Itu baru satu embrio, kita juga menyiapkan namanya e-Samsat untuk membayar pajak kendaraan bermotor secara elektronis hingga mencetak. Bayar STNK full tanpa ketemu petugas," terangnya.

Bank BPD DIY juga merancang e-Retribusi, dimana untuk membayar retribusi pasar misalnya, pedagang tak perlu setor tunai. Lewat e-Retribusi semua sudah terbayarkan.

"Pemerintah kan sedang menggiatkan gerakan saber pungli. E-Retribusi meminimalisir adanya pungli, sebab cukup kartu ATM di tab ke mesin e-Retribusi semua sudah langsung selesai, uang masuk ke rekening Pemda tanpa campur tangan mantri pasar lagi," urai Bambang.

ATM BPD DIY juga sudah dirancang bisa untuk membayar sewa e-Rusunawa. Saat ini Bank BPD DIY juga menggandeng kalangan perbankan lain merancang e-Cash yang tidak memerlukan kartu ATM lagi, melainkan melalui teknologi di dalam ponsel.

"Dengan e-Cash tidak perlu lagi gesek kartu ATM, cukup menunjukkan transaksi yang dilakukan dalam aplikasi HP, dilihat view account-nya sudah selesai. Kami target tahun ini sudah bisa launching," lanjutnya.

Guna mendukung ide besar pemerintah yang hendak meluncurkan Jogja Smart City, artinya dengan cukup 1 kartu saja, pemiliknya sudah bisa membayar semua transaksi mulai Trans Jogja, masuk obyek wisata seperti Taman Pintar, Goa Pindul bahkan bayar makan kuliner khas Jogja. Dengan semua keunggulan yang saat ini dimiliki, Bank BPD DIY berharap memenangkan kompetisi di tengah persaingan serba digital seperti saat ini.

Gaib Wisnu Prasetya


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE