• Minggu, 21 Oktober 2018
  • LOGIN
LAUT KIDUL KEKUATAN EKONOMI MAHA DAHSYAT

LAUT KIDUL KEKUATAN EKONOMI MAHA DAHSYAT

Infogunungkidul, Minggu Pon-Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X  mengatakan, Samudera Indonesia menjadi kekuatan  Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini ditegaskan karena menurutnya  DIY itu kecil, sumber daya tanah juga sangat terbatas.

Tidak ada, dan tidak harus dikaitkan dengan Nyi Roro Kidul, laut selatan merupakan sumber kehidupan sekaligus penghidupan.

Fakta tertulis menunjukkan, kekuatan  laut kidul ditulis dengan tinta yang volumenya selautan, ditambah tujuh lautan, tintanya habis, kekuatannya masih berlebih.

Sri Sultan HB X benar, mengandalkan tanah pertanian, DIY sulit untuk berkembang. Lompatan pemikiran beliau amat filosofis sekaligus realistis.

Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membidangi Kelautan mampu menerjemahkan pikiran Sultan atau tidak itu menjadi persoalan pelik yang harus dipikir.

Terkait dengan laut, Pusat menyediakan duit cukup banyak. Di samping itu, DIY dikucuri dana keistimewaan cukup besar. Pertanyaannya, bisakah budaya maritim disentuh dengan cara halus, selembut kualitas air?

Kendala lain terkait gagasan Sultan, mentalitet nelayan perlu diubah. Berdasarkan kesaksian Sarjono, Ketua Pokdarwis Pantai Gesing, Kecamatan Panggang, tidak sedikit nelayan dibantu kapal namun gagal.

“Karena persoalan karakter, bantuan kapal malah dijual,” ujar Sarjono (14/10).

Sultan mulai membuka wawasan. Seluruh elemen masyarakat selayaknya memberi dukungan, baik sumbang pikir maupun implemenasi di lapangan.

Penulis: Bambang Wahyu Widayadi

Tulisan di atas adalah opini. Oleh sebab itu penanggungjawab isi keseluruhan bukan pada Redaksi, melainkan pada penulis.


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE