• Selasa, 16 Januari 2018
  • LOGIN
  • Berlangganan Berita Terbaru invite BBM DCA2ADE9/ DD30B86C/ WA. 081904213283. Infogunungkidul, menerima tulisan/ berita opini dari pembaca sesuai dengan kaidah dan kode etik jurnalistik, tidak mengandung unsur sentimen SARA dan Provokatif terhadap kelompok tertentu. Kirimkan opini ke email: redaksi@infogunungkidul.com - "HYPNO THERAPY" Mengobati berbagai macam penyakit. Buka praktek hari: Rabu & Sabtu Jam: 08.00-16.00 Alamat praktek: Jl. Kyai Legi Kepek Wonosari Gunungkidul. Konsultasi & Pendaftaran hub. Lucy 08997722517.

Kisah Kyai Seyek Dan Ramalan Cupu Panjolo

Kisah Kyai Seyek Dan Ramalan Cupu Panjolo

Infogunungkidul, PANGGANG, Senin Wage--Bagi warga Gunungkidul dan Yogyakarta pada umumnya, upacara pembukaan Cupu Kiai Panjala atau juga dikenal Panjolo sudah tidak asing lagi di telinga. Malam nanti, bertempat di rumah Dwijo Sumarto, Padukuhan Mendak, Desa Girisekar, Kecamatan Panggang Cupu Kyai Panjala kembali akan dibuka.

Sebuah kepercayaan untuk melihat masa depan dengan perlambang guratan dan coretan samar-samar dalam lembar demi lembar kain kafan pembungkus cupu yang terdiri dari tiga guci kecil.

Semar Tinandu, Palang Kinantang dan Kenthiwiri mendarah daging hingga saat ini.
Semar Tinandu adalah cupu paling besar sebagai gambaran keadaan penguasa dan pejabat tinggi, Palang Kinantang adalah cupu menengah sebagai gambaran untuk masyarakat menengah, sedangkan Kenthiwiri adalah cupu terkecil gambaran untuk rakyat kecil atau kawulo alit.

Diketahui prosesi pembukaan Cupu Kyai Panjolo adalah membuka lembar demi lembar kain kafan sebagai singkep pembungkus cupu dalam sebuah kotak kayu. Kain kafan yang awalnya putih tersebut setelah digunakan membungkus Cupu Kiai Panjala akan menampakkan berbagai gambar. Tidak jarang juga ada benda di sela-sela lembaran kain yang jumlahnya sekitar 500 lembar tersebut.

Suasana rumah Dwijo Sumarto yang terletak di Padukuhan Mendak Desa Girisekar Kecamatan Panggang dipastikan ramai malam nanti, Senin (16/10). Dwijo Sumarto merupakan generasi ketujuh trah Kyai Panjala. Sebelum upacara ritual pembukaan Cupu Kyai Panjala, salah satu keluarga trah memberikan penjelasan singkat tentang tata tertib dan sejarah Cupu Kyai Panjala.

"Namun ya boleh percaya boleh tidak, saya tidak boleh mengatakan, nanti saja setelah berjalan dan ada kejadian bisa dikaitkan ramalan Cupu Kyai Panjolo terbukti apa tidaknya," tuturnya.

Sebelum dilakukan upacara ritual dilakukan dulu kenduri bersama. Pengunjung yang bisa masuk rumah Dwijo Winarto mendapatkan satu piring nasi uduk dengan lauk srundeng (parutan kelapa yang digoreng) serta entho-entho.

Namun ingat, para pengujung tidak boleh makan satu piring sendirin. Melainkan harus makan bersama, satu piring berdua atau lebih. Banyak yang beranggapan apabila nekat makan sendirian, maka hidupnya tidak akan mendapatkan kebahagian.

Kontan saja, tidak akan ditemui dalam pembukaan Cupu Kiai Panjala ini, seseorang yang makan satu piring sendirian. Semuanya menghormati prosesi dengan makan berkembul atau satu piring digunakan untuk dua atau tiga orang.

Masyarakat akan mencapai kebahagian apabila bisa hidup rukun berdampingan dan tidak serakah. Sementara kain kafan yang digunakan setiap tahun juga memunculkan gambar yang sering berbeda.

Menurut cerita yang berkembang di masyarakat, Cupu Kiai Panjala didapat Eyang Seyek nama asli Kiai Panjala saat menjala (menjaring) di laut kira-kira 550 tahun yang lalu. 

Eyang Seyek diketahui hidup sebatangkara dan tidak beristri namun memiliki 10 saudara kandung, lima perempuan dan lima laki-laki.  Dwijo Sumarto adalah keturunan ke tujuh dari saudara Eyang Seyek yang sekarang diserahi tugas mengurus Cupu Kiai Panjala saat ini.

Kakek buyut dari Dwijo Sumarto adalah saudara kandung Eyang Seyek, maka ia menjadi bagian dari ahli waris Cupu Kyai Panjala. Sampai saat ini Cupu Kyai Panjala diyakini sebagai simbol atau alat peramal kondisi atau kejadian bangsa Indonesia dalam masa setahun ke depan.

Konon berdasarkan salah satu cerita turun temurun, awalnya Cupu Kiai Panjala yang berupa tiga guci ini diselimuti kain agar tidak gampang pecah dan rusak. Namun setelah setahun kemudian dibuka oleh Eyang Seyek kain pembungkusnya muncul beberapa gambar yang menunjukkan hubungan dengan pertanian.

Lalu munculnya gabah besar besar di sela-sela kain lalu dikaitkan dengan hasil pertanian akan yang bagus. Kebetulan satu tahun kemudian hasil pertanian melimpah ruah.  Kemudian beberapa tahun selanjutnya muncul juga gabah puso di kain yang kemudian diyakini menjadi pertanda banyak gagal panen bagi kaum tani. Begitu juga dengan kain yang basah. Bagi para petani dipercaya bagus untuk pertanian karena akan banyak hujan. Namun apabila kering, diprediksi air semakin sulit.

Sehingga Cupu Kiai Panjala dipercaya untuk memprediksi hasil pertanian satu tahun ke depan. 

Untuk itulah pembukaan cupu satu tahun sekali dilakukan sebelum musim penghujan dan pada malam Selasa Kliwon. Hal ini dilakukan turun temurun sejak ratusan tahun lalu hingga kini. 

Namun seiring waktu kemudian berkembang pada situasi dan juga kejadian di negara Indonesia. Dalam perkembangannya, Cupu Kiai Panjala diyakini sebagai simbol atau alat peramal untuk kondisi atau kejadian bangsa Indonesia dalam masa setahun ke depan. Sejumlah kejadian yang dikaitkan dengan ramalan Cupu Kiai Panjala antara lain isyarat yang kemudian jadi kenyataan.

“Seperti banyaknya semut hitam yang mati pating blesah di sebelah selatan. Tak lama kemudian ada gempa tahun 2006 lalu,” kata Dwijo mencontohkan.

Beberapa tahun lalu juga muncul gambar kepala kerbau, ternyata kemudian PDI Perjuangan berkuasa di Indonesia. Dan setiap tahun selalu ada fenomena aneh setiap pembukaan Cupu Panjala.

Dwijo Sumarto sebelumnya telah menuturkan, Cupu Kyai Panjala saat ini ada 3 yakni Semar Tinandu, Palang Kinantang dan Kenthiwiri. Sebenarnya, jumlah Cupu Kyai Panjala ada lima, namun ada dua yang hilang yakni bernama Bagor dan Klobot.

Dwijo Sumarto melanjutkan, dahulu isi kotak itu tidak hanya Semar Tinandu, Palang Kinantang dan Kenthiwiri saja, melainkan ada Bagor dan Klobot. Konon ceritanya, karena klobot dalam istilah Jawa adalah kulit jagung, sedangkan Bagor itu karung, maka keduanya merasa tidak dihormati.

Sebab namanya selalu disebut-sebut setiap mulut manusia tanpa penghormatan sedikit pun. Lalu mereka lenyap tak berbekas, serta tidak kembali hingga sekarang. Kejadian hilangnya Bagor dan Klobot itu sudah lama sekali lebih dari ratusan tahun silam.

Dwijo Sumarto mengetahui cerita hilangnya dua cupu tersebut berasal dari cerita nenek moyang. Ia menjelaskan, Cupu Kyai Panjala berada di kediamannya sekarang ini sejak tahun 1957. Sebelumnya berada di sekitar atau depan Balai Desa Girisekar.

Bahkan sebelumnya berada di Temu Ireng, Girisuko, Panggang. Ritual pembukaan Cupu Kyai Panjala ini sudah turun-temurun sejak ratusan tahun silam. Eyang Seyek adalah nama asli Kyai Panjala. Eyang Seyek merupakan orang yang menemukan dan memiliki Cupu Kyai Panjala.

Banyak warga lokal bahkan juga dari luar kota yang masih percaya akan hasil ramalan dari gambar yang tertera pada kain pembungkus cupu tersebut, maka digunakanlah acara ritual pembukaan cupu tersebut untuk meminta berkah.

Juru doa akan mengiringi acara makan bersama, juga menyampaikan doa puluhan orang yang mempunyai hajat sekaligus menghaturkan mereka yang terkabul doanya, yang kemudian dalam sesajinya sebagai wujud syukur menyertakan ingkung, serta membantu memberikan singep (selimut) Cupu Kyai Panjala. 

Gaib Wisnu Prasetya

INFO BISNIS

1. AHASS 693 WONOSARI HONDA SERVICE

Jln. KH Agus Salim 113 Ledoksari Wonosari Telp. (0274) 392266, HP. 087838272255

Melayani : Servis Gratis, Servis Ringan, Servis Berat, Press Porok, Press Body, Penjualan Spare Part Lengkap, Pemesanan Sparepart, Booking Servis dan Layanan Servis Antar Jemput. PROMO JANUARI !!! Service lengkap berhadiah Plas Chamois/Discount 15% Syarat ketentuan berlaku (Selama persediaan masih ada)

2. ESTETHIC SALON & BODY SPA

Jln. KH Agus Salim 113 Ledoksari Wonosari HP.081802711531, WA.081227706969

Melayani : Perawatan Rambut, Perawatan Badan (Free Totok Wajah) Khusus Wanita, Perawatan Wajah (Standar Skincare Tarif Pelajar),Konsultasi Kulit dan Healthy, Pengencangan Wajah, Tiruskan dan Rampingkan Pipi, Wajah, Leher, Menghilangkan Kantung Mata Tanpa Operasi

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE