• Selasa, 17 Juli 2018
  • LOGIN
Wewe Gombel Hebohkan Desa Ngepohsari

Wewe Gombel Hebohkan Desa Ngepohsari

Infogunungkidul, SEMANU, Minggu Pahing-Wewe gombel sejenis makluk halus yang suka menyembunyikan anak-anak muncul dan menghebohkan Desa Ngepohsari, Kecamatan Semanu. Anak yang disembunyikan wewe gombel tidak tampak oleh manusia. Biasanya disembunyikan di bawah atau di atas pohon besar, di dekat rumah wewe gombel tersebut. Anak yang disembunyikan bisa ditemukan kalau dicari dengan musik ngeblak yang berbunyi blek, blek, ting-blek, blek, ting.

Musik ngeblak adalah music khas untuk mencari anak yang dibawa oleh makluk halus. Masyarakat Desa Ngepohsari masih teringat betul tentang bunyi music itu. Sehingga replica musik ngeblak dimuncukan beserta wewe gombelnya dalam kirap budaya di Desa Ngepohsari, Kecamatan Semanu, Sabtu, (28/10), merupakan gambaran kehidupan pada jaman sebelum era tahun 70an.

Musik ngeblak hanya menimbulkan dua suara berasal dari alat tebok atau tambir (tempat nasi jaman dulu) dan gatul atau cangkul sehingga menimbulkan bunyi blek, blek, ting.

Musik yang dimunculkan dari Padukuhan Ngeblak, Desa Ngepohsari tersebut menghebohkan warga yang menyaksikan.

Kepala Desa Ngepohsari, Ciptadi mengatakan bahwa pada era sebelum tahun 70an ada yang namanya wewe gombel.

“Makanya jaman dulu orang tua kita mengingatkan, jangan ngambek disore hari, nanti dibawa wewe gombel lho,” Ciptadi menceritakan kembali pesen orang tua dulu.

Ia akui memang pada jamanya masih sering ditemukan anak hilang karena dibawa wewe gombel, bahkan dirinya pernah dibawa makluk halus tersebut sampai warga mencarinya.

“Awalnya saya diajak nenek-nenek yang lagi mencuci dikali, saya menuruti saja, ternyata saya dibawa oleh makluk halus, perasaan saya juga seperti manusia biasa,” cerita Ciptadi.

Padahal menurut Ciptadi, ia hanya berdiri dipinggir pohon besar dan bisa melihat teman-temannya yang sedang mencari, tetapi temanya tidak bisa melihatnya.

“Mau bicara tidak bisa, padahal saya jelas bisa melihat yang mencari saya, setelah ketemu saya sudah kaku, kemudian diminumin air hingga saya sadar,” pungkasnya.

Reporter: W. Joko Narendro.


SUPPORTED BY :
INFO GUNUNGKIDUL BISNIS
TANAH DIJUAL


● Tanah pekarangan
Luas tanah : 1002 M2
Luas Bangunan (Rumah ) : 1002 m2
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik.
Harga 1,3 jt/m2

● Tanah Pekarangan
Luas tanah : 94 m2, Lebar 7m X13,5 m
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik
Harga 155 jt

TLP/WA : 0813-2747-5010

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE