• Minggu, 15 Juli 2018
  • LOGIN
BGB Makin Diburu Orang, Dipercaya Dapat Menyembuhkan Berbagai Penyakit

BGB Makin Diburu Orang, Dipercaya Dapat Menyembuhkan Berbagai Penyakit

Infogunungkidul, NGLIPAR, Minggu Wage-Belik Gunung Butak (BGB) terletak di Padukuhan Kebonjero, Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar semakin diburu orang untuk pengobatan.

Karsomo 87, warga RT 03/08, Padukuhan Pagutan, Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar bercerita, awal adanya belik tersebut. Belik diketahui sudah ada dari jaman dahulu hanya saja tertimbun dengan tanah bercampur pasir. Tidak ada sumber pasti yang dapat menerangkan tahun berapa belik tersebut pertama kali ditemukan. 
 
Pasca gempa tahun 2006, warga kesulitan air bersih. Oleh Karsomo dan keluarga lubangan yang merembes air tersebut dibersihkan, hingga bisa untuk menampung air dan dapat digunakan untuk kebutuhan sehari hari.
"Yang jelas, lubangan itu sejak saya kecil sudah ada, saya hanya membersihkan saja, karena butuh air," kata Karsomo, Jumat, 03/11.
Air yang berada di pagunungan Gunung Butak tersebut akhirnya menjadi andalan warga sekitar untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga.
"Karena walaupun kemarau panjang, airnya tetap ada," kata kakek 6 anak, 10 cucu.
Ia mengakui kalau dulunya Gunung Butak tersebut jarang dijamah orang, karena hanya bebatuan gunung api purba yang tidak ditumbuhi pepohonan, maka disebut Gunung Butak.
 
Karsomo tidak menyangka kalau belik yang dulu selalu ia bersihkan itu sekarang jadi buruan orang karena dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit.
 
Seperti yang dialami Suyati 50, warga RT 01/04, Padukuhan Pagutan, Desa Pengkol, sebelumnya sakit pinggang akut, sembuh hanya sekali mandi di BGB.
"Sebelumya saya jalan saja merintih karena pinggang saya sakit. Saya diberi tahu orang untuk mandi di Gunung Butak, sekali mandi kok langsung sembuh," jelas Suyati terheran.
Hal yang sama dialami Parto Suwito 60,warga dari Bantul, yang diantar keluarganya ketika berada dilokasi BGB. Kakek yang pernah dirawat di rumah sakit di Jogja ini menderita stroke ringan. Awalnya hanya menyuruh mengambilkan airnya dan diminum juga untuk mandi dirumahnya. Lama-lama kaki dan anggota tubuhnya berangsur sembuh.
"Karena kaki sudah ringan untuk jalan, saya kesini langsung, supaya bisa sembuh sempurna," harapnya.
Sahudi Tokoh masyarakat sekaligus Ketua BPD Desa Pengkol mengatakan, karena semakin banyaknya pengunjung ke BGB, maka rencananya akan diberi fasilitas akses jalan walaupun hanya setapak.
"Sebenarnya untuk menuju ke BGB bisa lewat jalur Kebonjero dan Pagutan," ujar Sahudi,
Dikatakan Sahudi, untuk Minggu- minggu besok rombongan dari Jakarta akan datang ke BGB.
"Sudah ada lima orang yang menghubungi, mau membawa rombongan dari Jakarta," pungkasnya.
Reporter: W. Joko Narendro.
 


SUPPORTED BY :
INFO GUNUNGKIDUL BISNIS
TANAH DIJUAL


● Tanah pekarangan
Luas tanah : 1002 M2
Luas Bangunan (Rumah ) : 1002 m2
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik.
Harga 1,3 jt/m2

● Tanah Pekarangan
Luas tanah : 94 m2, Lebar 7m X13,5 m
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik
Harga 155 jt

TLP/WA : 0813-2747-5010

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE