• Senin, 24 September 2018
  • LOGIN
Widayanti Pengidap Hydrochepallus Sejak Lahir Disumbang IKG

Widayanti Pengidap Hydrochepallus Sejak Lahir Disumbang IKG

Infogunungkidul, SEMANU, Jumat Legi—Beratnya beban yang disandang Widayanti 16, warga Padukuhan Clorot, RT/RW : 01/46, Desa Semanu, Kecamatan Semanu membuat banyak pihak berurai air mata. Bayangkan, sejak lahir putri bungsu pasangan Martono Loso dan Watiyem ini divonis mengidap Hydrochepallus (Pembengkakan kepala).

Akibatnya hingga saat ini Widayanti yang mestinya sudah duduk di bangku SMA/SMK hanya bisa terbaring lemah beralas kasur tipis. Badannya kurus kering bak tulang dibalut kulit, jangankan untuk beraktifitas seperti layaknya gadis sebaya, sedangkan mengangkat anggota badan saja dia tak sanggup.

Hal ini memancing empati keluarga besar Ikatan Keluarga Gunungkidul (IKG) di perantauan. Di pimpin langsung Ketua Umum Drs Eddy Sukirman MM, jajaran pimpinan IKG datang ke Semanu untuk memberikan bantuan. Kedatangan rombongan pengurus IKG dari Jakarta ini disambut Camat Semanu Huntoro Purbo Wargono SE dan Kepala Desa Semanu, Andang Yunanto.

“Ini sebagai bentuk empati dari kami untuk Widayanti. Semoga sumbangan dari kami ini dapat bermanfaat untuk menopang kehidupannya,” kata Eddy Sukirman.

Lebih lanjut dijelaskan Sukardi SE, Sekjend IKG,  begitu mendengar informasi tentang kondisi Widayanti yang memprihatinkan, jajaran pengurus IKG mulai dari pimpinan hingga anggota bergerak untuk membantu.

“Jadi kita kumpulkan dana dan disumbangkan kepada Widayanti. Alhamdulillah saat ini terlaksana dan ini wujud empati keluarga besar IKG di perantauan kepada warga Gunungkidul yang kurang mampu,” terang Sukardi.

Menurut Martono Loso, ihwal putrinya menderita sakit hydrochepallus sebenarnya sudah terdeteksi sejak lahir. Widayanti yang lahir pada 16 Maret 2001 kondisi kepalanya tidak normal lantaran memanjang.

“Lantas oleh dukun bayi dipijat-pijat, katanya nggak apa-apa. Ternyata dari hari ke hari kepalanya justru membesar,” jelasnya.

Oleh dokter, Widayanti dirujuk ke RSUP dr Sarjito dan pada umur 7 bulan dilakukan operasi. Hasilnya gagal hingga kemudian perkembangan fisiknya tidak normal sampai saat ini. Atas sumbangan dari IKG, keluarga ini menghaturkan banyak terima kasih.

Sedangkan menurut Camat Semanu, Huntoro Purbo Wargono SE, keluarga Martono Loso masuk kategori pra sejahtera.

“Untuk itu keluarga ini juga mendapatkan bantuan dana PKH (Paket Keluarga Harapan) dan untuk menopang kebutuhan Widayanti juga memperoleh dari Dinas Sosial,” kata Huntoro.

Selain Widayanti, Pemerintah Kecamatan Semanu juga melakukan pendataan terhadap KK pra sejahtera yang memiliki anak/keluarga penyandang disabilitas.

Gaib Wisnu Prasetya


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE