• Sabtu, 22 September 2018
  • LOGIN
Heri Nugroho: Pemda Berencana Membangun Gedung Kuliner di Jakarta

Heri Nugroho: Pemda Berencana Membangun Gedung Kuliner di Jakarta

Infogunungkidul, WONOSARI, Sabtu Paing, - Heri Nugroho, politisi Golkar, anggota DPRD Gunungkidul melalui akun facebook menjajagi pendapat warga. Dia   menyatakan, Pemda bekerjasama dengan IKG, berencana  membangun gedung kuliner  di ibukota.  Regulasi sedang dibahas, kemampuan keuangan daerah lagi dihitung.

“Di atas tanah seluas 2.500 meter persegi (di Jaksel) bakal dibangun gedung pertemuan, hotel, dan tempat penjualan kuliner khas Gunungkidul,” ujar Heri Nugroro (17/11).

Lebih dari 80 netizen mengacungi jempol terhadap gagasan yang dilempar Heri Nugroho. Mereka, rata-rata berpendapat, hal tersebut merupakan bagian dari upaya memperkenalkan Gunungkidul ke mata dunia.

“Memang diperlukan tempat yang bisa digunakan untuk memasarkan industri makanan, kesenian, kebudayaan, kerajinan, pariwisata, serta untuk meningkatkan brand daerah,” timpal Yudanto Ch.

Tetapi banyak pula yang mepertanyakan, mengapa harus membangun gedung, dan mengapa pula harus berlokasi di Jakarta.

Lebih dari sekedar bertanya, secara fondamental pembangunan gedung di Jakarta mestinya merupakan pilihan kedua setelah pembangunan infrastruktur jalan ke jalur destinasi yang masih terbengkelai.

Itu memang benar, sahut Heri Nugroho, membenahi insfrastruktur lebih diutamakan, karena hukumnya wajib. Namun membangun sesuatu untuk memberikan ruang kepada warga Gunungkidul di jakarta agar berkarya yang muaranya kembali ke Handayani, hukumnya sunah.

Dalam rencana kerjasama tersebut, Heri Nugroho belum menyebutkan, berapa besar Pemda mengeluarkan investasi untuk pembangunan gedung seperti direncanakan.

“Duit belum dihitung, nanti akan ada tim yang secara detail mengkalkulasi total kebutuhan,” terang Heri Nugroho.

Rencana tersebut, menurutnya tidak tertera secara tertulis di dalam RPJMD, membangun gedung di jakarta. Tetapi membangun sarana prasarana itu menjadi  asset pemda. Harapannya, menambah PAD karena nanti akan disewakan. Regulasinya baru dikaji, kemampuan keuangan daerah sedang ditakar.

Reporter: Agung Sedayu


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE