• Senin, 22 Oktober 2018
  • LOGIN
Kesetrum Saat Buruh Bangunan, Sugiyanto Memprihatinkan

Kesetrum Saat Buruh Bangunan, Sugiyanto Memprihatinkan

Infogunungkidul, SEMIN, Rabu Legi—Naas dialami Sugiyanto 46, warga Padukuhan Bedil Kulon, Desa Rejosari, Kecamatan Semin, Sabtu (18/11). Bapak 3 orang anak, tersengat arus listrik tegangan tinggi saat bekerja sebagai buruh bangunan.

Apesnya, meski mengalami luka bakar lebih dari 50%, kartu BPJS yang dimiliki bapak 3 orang anak ini tidak bisa digunakan untuk berobat. Gara-gara lukanya Sugiyanto saat ini masih harus menjalani perawatan intensif di RSUP dr Sarjito Yogyakarta.

Menurut Suyadi 45, Ketua RT 03, Padukuhan Bedil Kulon mengungkapkan keprihatinannya atas musibah yang menimpa warganya.

“Jadi buruh bangunan di rumah warga Padukuhan Logantung, Desa Sumberejo. Sekira pukul 11.30 WIB cuaca hujan rintik-rintik dan Sugiyanto hendak membersihkan banner. Tak tahunya banner tersebut menyentuh arus listrik bertegangan tinggi,” jelas Suyadi.

Lantaran banner basah terkena air hujan, sambung Suyadi, otomatis arus listrik tegangan tinggi menyentuh badan Sugiyanto. Akibatnya fatal, hampir sekujur badan Sugiyanto melepuh terkena sengatan listrik.

“Lantas ditolong sama warga sekitar dan dilarikan ke RSI Cawas, Klaten. Luka bakar 50% lebih akhirnya dirujuk ke RSUP dr Sarjito Yogyakarta. Sayangnya, entah kenapa kartu BPJS yang dimiliki tidak bisa digunakan lantaran saat digesek namanya tidak keluar,” jelasnya.

Bermodal Surat Keterangan Tanda Miskin (SKTM), maka atas inisiatif pengurus RT dan Dukuh Bedil Kulon, Sugiyanto diupayakan mendapatkan Jamkesos dari pemerintah.

“Maklum, Sugiyanto hidup di bawah garis kemiskinan. Dia tulang punggung keluarga yang utama. Yang jelas butuh uluran tangan dermawan untuk membantu Sugiyanto sekeluarga yang tertimpa musibah ini,” pungkas Suyadi.

Kontributor: Pasinah


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE