• Senin, 16 Juli 2018
  • LOGIN
Gemuruh Mengerikan di Goa Bribin, Ketua DPRD Bergidik Merinding

Gemuruh Mengerikan di Goa Bribin, Ketua DPRD Bergidik Merinding

Infogunungkidul, SEMANU, Jumat Kliwon--Rusaknya modul pengangkat air di Goa Bribin akibat terendam banjir menimbulkan ancaman ketersediaan air bagi puluhan ribu pelanggan PDAM Tirta Handayani. Hal ini mendapatkan perhatian khusus dari Suharno SE, Ketua DPRD Gunungkidul.

Meskipun hari ini Jumat (01/12) tanggal merah, Suharno SE tetap melakukan sidak (inspeksi mendadak) ke Goa Bribin dan Goa Ngreneng yang saat ini jadi viral.

“Saya mendengar sendiri suara gemuruh mengerikan dari kedalaman Goa Bribin. Wajar jika petugas PDAM ketakutan mengangkat mesin yang terendam banjir,” cerita Suharno.

Lantaran terus digempur derasnya banjir itu, sambung Suharno, modul hingga mechanical electrical pengangkat air rusak parah. Akibatnya 2 kecamatan di sebelah selatan yakni Tepus dan Tanjungsari bakal mengalami gangguan distribusi air dari PDAM Tirta Handayani hingga batas waktu yang belum dapat ditentukan.

“Solusinya adalah seandainya belum bisa diperbaiki maka harus persiapan droping air ke wilayah-wilayah tersebut,” lanjutnya.

Seusai meninjau Goa Bribin, orang nomor 1 di DPRD Gunungkidul ini langsung meninjau Goa Ngreneng di Wediutah-Jragum, Desa Ngeposari yang airnya meluap sejak kemarin.

“Fenomena ini mengingatkan sejarah bahwa kita ini terletak di sambungan bentangan Bengawan Solo. Yang tertutup bentangan Pegunungan Seribu. Kemarin saya berfikir air laut meluap, tapi ini kayaknya sumber air yang muncul di Gunungkidul karena airnya jernih,” sambung Harno.

Suber air di Goa Ngreneng bedah lantaran tekanan yang cukup kuat dari sumber air lainnya dari Goa Sindon dan Goa Bribin.

“Airnya menggenangi lahan seluas 6 hektar setinggi pohon kelapa, atau lebih kurang 20 meter,” tambahnya.

Suharno berharap, musibah bencana yang menimpa warga Gunungkidul segera berakhir dan tak membawa dampak lebih luas lagi.

Gaib Wisnu Prasetya


SUPPORTED BY :
INFO GUNUNGKIDUL BISNIS
TANAH DIJUAL


● Tanah pekarangan
Luas tanah : 1002 M2
Luas Bangunan (Rumah ) : 1002 m2
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik.
Harga 1,3 jt/m2

● Tanah Pekarangan
Luas tanah : 94 m2, Lebar 7m X13,5 m
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik
Harga 155 jt

TLP/WA : 0813-2747-5010

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE