• Jumat, 19 Oktober 2018
  • LOGIN
Proses Perbaikan, Pelayanan PDAM di Beberapa Kecamatan Terganggu

Proses Perbaikan, Pelayanan PDAM di Beberapa Kecamatan Terganggu

Infogunungkidul, WONOSARI, Senin Pon--Hujan deras mengguyur Gunungkidul pekan lalu bukan hanya berdampak banjir, longsor dan jalan rusak, namun juga memporak porandakan jaringan instalasi perpipaan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Handayani Kabupaten Gunungkidul. Saat ini perbaikan dan pemulihan instalasi jaringan PDAM dikebut.

Data yang disampaikan Isnawan Febriyanto, SE. MM Direktur Utama PDAM Tirta Handayani menyebutkan, air tidak mengalir dari Instalasi Bunder Kecamatan Playen meliputi wilayah Desa Ngalang, Desa Gading, Desa Banaran,  Desa Ngleri.

Sedangkan dari instalasi Seropan meliputi wilayah Dusun Gandu, Desa Wiladeg, Karangmojo. Dusun Dengok, Dusun Pacing, Desa Pacarejo Semanu. Desa Kenteng, Kecamatan Ponjong.

Untuk instalasi Baron. Kecamatan Tanjungsari meliputi Kemadang, Kayu Bimo, Watubelah, Tenggang, Bareng, Pucung Weru, Wanasaba, Guyangan dan Kemiri. Kecamatan Paliyan meliputi Mulusan, Karangduwet dan Surulanang. Kecamatan Panggang seluruhnya kecuali Desa Girisekar. Kecamatan Saptosari meliputi Desa Kepek, Krambilsawit, Trowono, Jetis, Planjan dan Giring.

Demikian juga air tidak mengalir dari Instalasi Bribin meliputi: Pok Dadap, Candirejo, Kecamatan Semanu. Kecamatan Tepus meliputi Desa Giri Panggung, Sidoharjo dan Sumberwungu, Kecamatan  Rongkop terdiri dari Desa Petir,  Boto Dayakan Pucanganom, Semugih,  Pringombo,  Melikan dan Nglidur. Kecamatan  Girisubo terdiri Desa Jerukwudel, Tileng dan Pucung.

"Data tersebut merupakan status laporan pada hari Sabtu, (02/12) siang, pada pukul 13.00 WIB," ungkap Isnawan, Senin (04/12).

Lebih lanjut dia menambahkan target secepatnya bisa normal kembali namun kalau menyangkut pihak ke 3 berkaitan dengan ketersediaan peralatan karena harus di pesan PDAM hanya bisa menunggu.

Kondisi terakhir untuk sumber Gempur sudah operasi normal setelah penyambungan pipa yang hanyut tersambung kembali. Sementara wilayah Gedangsari masih proses penyambungan  pipa.

"Untuk Bribin walau masih darurat sudah bisa operasi 1 pompa dari 3 pompa. Baron operasi 1 pompa dari 2 pompa. Seropan dari 6  pompa operasi 4 pompa sedang area kota Wonosari tidak ada masalah," jelasnya.

Instalasi yang belum bisa beroperasi full sumber Bribin  karena masih menunggu peralatan kelistrikan atau mechanical electrical karena harus dipesankan terlebih dulu termasuk instalasi Bunder mati total menunggu peralatan.

Isnawan berharap dalam kondisi bencana seperti saat ini warga yang terdampak harus bisa sabar, PDAM Tirta Handayani masih terus bekerja melakukan perbaikan tanpa kenal waktu.

Reporter: Agus SW


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE