• Minggu, 18 November 2018
  • LOGIN
UMKM Gunungkidul Digiring Benahi Transaksi Keuangan

UMKM Gunungkidul Digiring Benahi Transaksi Keuangan

Infogunungkidul, WONOSARI, Rabu Kliwon Kantor Pelayanan Pajak (KPP)  Pratama Wonosari bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Gunungkidul melatih pelaku UMKM. Fokus pelatihan pada pencatatan transaksi keuangan dengan sistem aplikasi keuangan SI APIK, Rabu, (6/12).

Kepala KPP Pratama Wonosari, Taufiq mengungkapkan, selama ini para pelaku UMKM di Gunungkidul sebagian besar masih lemah dalam hal administrasi.

Mereka hanya berfikir yang penting untung, tanpa mau tahu soal pembaharuan sistem untuk mendeteksi untung bersih, hutang dan berapa kekayaan.

Melalui Bisnis Development Services (BDS) melalui Pelatihan UMKM KPP Pratama mengajak para pelaku UMKM untuk menaikan kelas, baik dari segi omset maupun sistem pemasaran. 

Selama ini, menurut Taufik, ruang gerak pelaku UMKM masih terbatas,

“Kini saatnya bagi mereka untuk bergerak tanpa batas, meningkatkan ruang gerak berskala nasional maupun internasional, " jelas Taufiq. 

Lebih lanjut Taufiq menjelaskan, BDS Pelatihan UMKM merupakan program pemberdayaan, pelayanan bagi pelaku UMKM. Dengan sistem aplikasi terbaru, pelaku usaha bisa menggunakan kecanggihan teknologi untuk memyempurnakan administrasi keuangan.

Semakin canggih sarana pemasaran maupun sistem administrasinya, diharapkan para pengusaha bisa lebih berkembang, maju dan mencapai omset yang maksimal. 

“Meningkatnya omset dan majunya pelaku usaha, diharapkan kewajiban pajak dapat dipenuhi,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sih Supriyono, Kepala Bidang UMKM Dinas Koprasi dan UMKM Gunungkidul menyampaikan,  SI-APIK merupakan aplikasi yang diluncurkan dari Bank Indonesia.

Aplikasi tersebut sangat mudah, bisa didownload melalui playstore dan diakses melalui android.

"Cukup melalui handphone, para pelaku UMKM bisa membuat laporan administrasi keuangan," jelas Supriyono. 

Dengan adanya aplikasi ini, otomatis semua keuntungan, semua kekayaan, dan hutang dalam perusahaan bisa termonitor. Mereka dengan mudah bisa menghitung berapa pendapatan dalam satu bulan tanpa harus membuka catatan  manual. 

"Di aplikasi inilah para pengusaha bisa memasarkan produk dengan mudah dan luas, "tambahnya. 

Seiring dengan perkembangan teknologi, para pengusaha diharapkan bisa menggunakan kesempatan dengan baik dan maksimal.

Reporter: Gaib WP


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE