• Selasa, 20 November 2018
  • LOGIN
TNI/Polri Gelar Pasukan Pengamanan Jokowi di Gunungkidul

TNI/Polri Gelar Pasukan Pengamanan Jokowi di Gunungkidul

Infogunungkidul, WONOSARI, Jumat Pahing--Sabtu (09/12) Presiden RI Ir Joko Widodo, dijadwalkan bakal melakukan kunjungan kerja di Karangasem, Kecamatan Ponjong. Presiden sedianya menghadiri Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) 2017. Dalam acara ini, 250.000 pohon bakal ditanam di lahan seluas 50 hektar. Presiden juga akan meninjau korban bencana di Bonjing, Bejiharjo, Karangmojo.

Untuk menyambut kedatangan RI 1 ini, aparat TNI/Polri melaksanakan gelar apel pasukan pengamanan VVIP di Alun-alun Pemda Gunungkidul, Jumat, (08/12). Hadir dalam gelar pasukan ini Dandim 0730/Gunungkidul, Letkol Inf M Taufik Hanif Yassin, S.Sos, Dandim 0705/Magelang, Letkol Inf Hendra Purwanasari, Dandim 0706/Temanggung, Letkol Arm Yusuf Setiaji, M.Si (Han), Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady, SH, S.IK, MH dan segenap pasukan yang besok disiagakan untuk pengamanan kedatangan Presiden RI.

Komandan Korem 072/Pamungkas, Brigjen TNI Fajar Setyawan S.I.P dalam sambutannya yang dibacakan Komandan  Kodim 0730, Letkol. Inf. M Taufik Hanif Yassin, S.Sos menegaskan, tidak akan mentolerir para pengganggu keamanan.

“Acara gelar pasukan ini untuk menunjukkan kesiapan dalam melaksanakan tugas pengamanan sehingga amanat tersebut terselenggara dengan tertib, aman dan nyaman,” tegasnya.

Seperti diketahui bersama, bahwa besok Kabupaten Gunungkidul akan kedatangan Presiden RI, Ir. Joko Widodo dan Hj. Iriana Joko Widodo beserta rombongan yang akan melaksanakan kunjungan kerja. Maka hari ini dilaksanakan apel gelar pasukan, sebagai wujud keseriusan dan kesiapan TNI dan Polri beserta semua unsur terkait dalam melaksanakan tugas pengamanan VVIP.

"Pengamanan itu mengandung resiko yang sangat besar, jika berlangsung tidak tertib dan aman," lanjutnya.

Danrem 072/Pamungkas mengingatkan adanya kelompok yang tidak puas dengan kedatangan Presiden. Mereka pasti akan melakukan manuver politik bahkan akan melakukan destruktif untuk mengganggu rangkaian acara tersebut. Menghadapi situasi ini, yang terpenting tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan serta menjaga kekompakan dan toleransi antara TNI dan Polri, sehingga mampu bertindak cepat, tepat dan sesuai dengan prosedur yang berlaku  dalam mengantisipasi kemungkinan negatif yang terjadi.

"Saya tidak mentolerir ancaman, hambatan, tantangan maupun gangguan dalam pelaksanaan Pam VVIP kunjungan Presiden Joko Widodo," tegasnya.

Kepada TNI dan Polri diminta untuk tetap meningkatkan kesiapsiagaan operasional hingga kunjungan kerja Presiden RI besok lancar dan tidak ditemukan hambatan apapun.

Reporter: W. Joko Narendro_ig


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE