• Minggu, 22 Juli 2018
  • LOGIN
PERSAMAAN ANTARA KESADARAN MANUSIA DENGAN CHIP HAND PHONE

PERSAMAAN ANTARA KESADARAN MANUSIA DENGAN CHIP HAND PHONE

Infogunungkidul, WONOSARI, Sabtu Pon 19/12/17, -  Melalui penghayatan yang intens, diketemukan bahwa kesadaran manusia kearah benar dan salah mirip dengan aktifasi kartu hand phone. Manusia cenderung menyimpang dari kebenaran (korupsi misalnya), bisa ditelusuri melalui fenomena chip selaku elemen memori HP.

Di dalam kartu HP, apa pun jenisnya, berlaku hukum masa aktif – masa tenggang. Dalam posisi masa aktif, HP bisa digunakan untuk mengakses internet, sepanjang kartu yang dimaksud berisi pulsa dan HP dilengkapi aplikasi. 

Pada masa tenggang, HP akan mogok total karena pulsa dinyatakan tidak cukup untuk menjangkau aplikasi, meski itu aplikasi paling sederhana sekalipun.

Untuk bisa melakukan penjelajahan, chip harus diisi ulang. Masa tenggang harus diaktifkan kembali. Di sinilah terlihat adanya paralelisme kesadaran  chip (otak) manusia.

Kesadaran seseorang mencapai puncak tertinggi ketika pulsa penuh atau cukup.  Pulsa tersebut gratis, karena berupa kalimat super pendek : Allaahush samad.

“Alloh adalah Tuhan yang kepadaNYA segala sesuatu bergantung,” demikian wujud fisik pulsa untuk chip manusia.

Selama manusia dalam posisi Allaahush samad, dia berarti dalam posisi masa aktif. Penjelajahan yang diakukan adalah pengembaraan yang selalu bergantung kepadaNYA. Manusia hanya akan melakukan hal yang diperintahkan, lain itu tidak.

Saat manusia kehilangan Allaahhush samad, dia berada dalam possi masa tenggang. Intensitas hubungan dengan Tuhan putus total.

Menjadi tidak aneh, kalau seorang menteri agama kemudian menyelewengkan dana haji. Persoalannya sangat sederhana. Dia kehilangan Allaahush somad. Dia merasa tidak bergantung kepadaNya.

Beruntung, Jepang, Cina dan yang lain membuat hand phone. Benda tersebut menggugah kesadaran, bahwa manusia harus melakukan akitifasi fikiran sepanjang hayat. Aktifasi kesadaran adalah dialektika menyatunya hati dan pikiran. Tidak sepantasnya manusia hidup dalam masa tenggang.

Penulis: Bambang Wahyu Widayadi


SUPPORTED BY :
INFO GUNUNGKIDUL BISNIS
TANAH DIJUAL


● Tanah pekarangan
Luas tanah : 1002 M2
Luas Bangunan (Rumah ) : 1002 m2
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik.
Harga 1,3 jt/m2

● Tanah Pekarangan
Luas tanah : 94 m2, Lebar 7m X13,5 m
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik
Harga 155 jt

TLP/WA : 0813-2747-5010

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE