• Kamis, 19 Juli 2018
  • LOGIN
Anaknya Klarifikasi Pemberitaan, Terkait Bapak Merangkak Sekedar Untuk Beli Kopi

Anaknya Klarifikasi Pemberitaan, Terkait Bapak Merangkak Sekedar Untuk Beli Kopi

Infogunungkidul, WONOSARI, Rabu Pahing, — Rahman, salah satu anak kandung Murwoto 76, yang kemarin diberitakan lantaran merangkak hanya untuk sekedar membeli kopi membantah jika bapaknya diterlantarkan anak-anaknya. Menurut Rahman, sudah lama bapaknya mengidap penyakit depresi akut sejak Siti Kamdiyah, istrinya meninggal dunia 2015.

“Tidak benar kalau bapak saya diterlantarkan anak-anaknya, yang benar Bapak saya itu depresi berat atau gangguan mental sejak Ibu meninggal dunia akhir tahun 2015. Sudah berulangkali keluar masuk rumah sakit namun belum juga sembuh,” jelas Rahman, Rabu (13/12).

Rahman menjelaskan kronologis kenapa bapaknya kemarin sampai bisa lolos dari pantauan keluarga. Pada saat kejadian, Murwoto baru habis dirawat dengan digantikan pampers oleh salah satu anaknya.

“Namun saat ditinggal melakukan aktivitas lainnya, tahu-tahu sudah lolos dari rumah dan merangkak untuk sekedar membeli kopi,” terangnya.

Sejak istrinya meninggal dunia, perilaku Murwoto sontak berubah sehingga sering dibawa berobat ke rumah sakit. Namun lantaran Murwoto sendiri mantan perawat, akhirnya merasa enggan meminum obat dari dokter. Akibatnya penyakit yang diderita tak kunjung sembuh bahkan kian hari malah sering kambuh.

Diakui Rahman, belum lama ini Murwoto memang mengalami kecelakaan lalu lintas, namun bukan ditabrak mobil. Yang benar adalah sepeda motor dan biaya pengobatan ditanggung oleh Jasa Raharja.

“Jadi mohon diluruskan, yang nabrak juga rawat inap di bangsal yang sama dan dia juga tanggung jawab sepenuhnya. Untuk yang jaga di RSUD Wonosari ya kami anak-anaknya, termasuk adiknya Bapak yang tinggal di Desa Ngoro-Oro, Kecamatan Patuk,” tambah Rahman.

Terkait pernyataan Marlan yang menyatakan anak-anaknya kurang bertanggung jawab, tegas dibantah oleh Rahman. Depresi berat yang dialami Murwoto membuatnya sering delusi, halusinasi, pikiran kacau hingga perubahan perilaku.

“Apa yang disampaikan Marlan terus terang kami bantah. Sebab dia hanya melihat secara sepihak tanpa klarifikasi anak-anaknya terlebih dahulu,” bantahnya.

Untuk itu Rahman berharap dengan munculnya klarifikasi dari anak kandung Murwoto, bisa menetralisir informasi yang kemarin terlanjur viral di medsos. Pada prinsipnya keenam anak Murwoto tidak pernah menelantarkan orangtua.

Gaib Wisnu Prasetya_ig


SUPPORTED BY :
INFO GUNUNGKIDUL BISNIS
TANAH DIJUAL


● Tanah pekarangan
Luas tanah : 1002 M2
Luas Bangunan (Rumah ) : 1002 m2
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik.
Harga 1,3 jt/m2

● Tanah Pekarangan
Luas tanah : 94 m2, Lebar 7m X13,5 m
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik
Harga 155 jt

TLP/WA : 0813-2747-5010

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE