• Senin, 22 Oktober 2018
  • LOGIN
Retakan Tanah Tebing Mengancam Jiwa, Warga Segera Diungsikan

Retakan Tanah Tebing Mengancam Jiwa, Warga Segera Diungsikan

Infogunungkidul, NGLIPAR, Jumat Legi, - Pasca ditemukanya retakan tanah tebing berpotensi terjadi longsor, yang  dapat mengancam keselamatan jiwa, lima Kepala Keluarga (KK), warga Padukuhan Pringombo, Rt 04/07, Desa Natah, Kecamatan Nglipar, mendadak diungsikan.

Retakan tanah berpotensi longsor, pertama kali diketahui warga pada Kamis, (21/12),
lebar retakan antara 10-40 cm, dengan panjang 100 meter, dan hanya berjarak sekitar 50 meter dari pemungkiman warga.
 
Setelah cek ke TKP oleh Pemerintah Desa Natah, didampingi Babinsa Desa Natah, diputuskan 5 KK supaya mengungsi. 
 
"Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, lima warga saya himbau untuk mengungsi sampai status dinyatakan aman," ujarnya.
 
Dikatakannya, untuk sementara lokasi pengungsian di rumah kosong di pekarangan warga Dusun Pringombo Rt 04/7 Natah. Selanjutntnya dengan bergotong royong warga membantu memindahkan harta benda menuju tempat pengungsian yang disepakati bersama.
 
Ditambahkan Wahyudi, tercatat jumlah warga yang mengungsi ada 12 jiwa, dari 5 KK tersebut, diantaranya:
1.Siswanto, terdiri 2 jiwa
2. Riyanto,  2 jiwa
3. Parno, ada 4 jiwa, 1 manula
4. Sukardi, terdiri 2 jiwa, mengungsi ke wonosari.
5. Radinem, manula hidup sendirian, mengungsi ke wonosari.
 
Reporter: W. Joko Narendro_ig
 


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE