• Jumat, 19 Oktober 2018
  • LOGIN
PRABOWO CAWAPRES BERPASANGAN DENGAN JOKOWI

PRABOWO CAWAPRES BERPASANGAN DENGAN JOKOWI

Infogunungkidul, WONOSARI, Rabu Legi, - Pilpres 2019 Prabowo masih bertekad mencalonkon diri sebagai Presiden RI berhadapan dengan Petahana Joko Widodo (Jokowi). Di atas kertas, Jokowi melenggang, Prabowo berat. Tetapi Ketua Umum Partai Gerindra masih ada peluang masuk istana, sepanjang dia bersedia menurunkan syahwat politik.

 

Prabowo Subiyanto pernah menahan emosi saat mendampingi Megawati Soekarno Putri, menhadapi pasangan capres-cawapres SBY-JK 2004-2009 silam. Jalan relatif terbuka, ketika tahun 2019, Prabowo Subiyanto bersedia menjadi calon wakil presiden mendampingi Joko Widodo.

 

Menafikan kemungkinan hal di atas, mengandalkan koalisi Gerindra, PAN DAN PKS ditambah yang lain, nasib buruk bukan mustahil berpihak kepada partai berlambang kepala burung garuda.

 

Tidak ada kawan abadi bisa berlaku pula rumus tidak ada musuh abadi. Ini sebuah isyarat, bahwa Jokowi, (Megawati-PDIP) berangkulan dengan Gerindra. Kursi Presiden untuk Prabowo Subiyanto kemungkinan besar ada di pemilihan 2024 mendatang.

 

Strategi masuk istana pernah ditempuh JK (Golkar). Pengusaha dan politisi kelahiran Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan 15 Mei 1942 ini meraih kekuasaan tidak harus duduk di Kursi Kepresidenan.

 

Wapres lebih dari cukup untuk menyebar pengaruh skala nasional. Hal itu dibuktikan saat bersama SBY 2004-2009 dan 2014-2019 bersama Joko Widodo.  

 

JK pernah mengincar Kursi RI 1 bersama Wiranto, namun gagal, karena SBY enggan lengser didampingi Budiono.

 

Pertanyaan sederhana, maukah Prabowo Subiyanto mengikuti (meniru jejak) JK, termasuk relakah Megawati memasangkan Jokowi dengan Prabowo.

 

 

Penulis: Bambang Wahyu Widayadi   


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE