• Sabtu, 22 September 2018
  • LOGIN
Dokter Yudik Temukan Tiga Penyebab Keluhan Warga

Dokter Yudik Temukan Tiga Penyebab Keluhan Warga

Infogunungkidul, PLAYEN, Kamis Pahing, - Dr. Yudik Rofi Hariadi dari RSU PKU Muhammadiyah Wonosari menyatakan, kesehatan warga desa pada umumnya dipengaruhi oleh tiga hal. Yang dominan, adalah pola makan, pola aktifitas serta pola pikir. Keluhan yang ditemukan sebagian besar adalah keluhan pegel linu, capek dan pusing-pusing.

 

Hal di atas terungkap dalam kegiatan pengobatan gratis di Balai Desa Banyusoco, saat kerja bareng menyongsong ulang tahun infogunungkidul.com, Kamis (28/12).

 

Sebagian warga desa beranggapan, makan nasi hingga kenyang adalah membuat tubuh menjadi sehat. Menurut dr. Yudik, hal ini merupakan paham yang keliru.

 

Dalam hal makan, menurut dr. Yudik yang utama bukan kuantitas (banyaknya) asupan yang masuk ke perut, melainkan kualitas (mutu) makanan. Makan nasi cukup banyak, tetapi badan terasa lemas, pegel bahkan linu.

 

“Ini pertanda, asupan dalam bentuk berbagai vitamin tidak tercukupi, sehingga sistem kekebalan tubuh menurun,” ujarnya.

 

Usai memeriksa 122 pasien, dia menambahkan, pola aktifitas petani  terkesan dipaksakan. Kerja sepanjang hari dianggap hal biasa, sementara istirahat tidak diperhatikan.

 

Tidak kalah penting dari hal di atas, kata dr. Yudik, adalah pola pikir. Ngelantur memikirkan dampak banjir (28/11), kemudian jarang makan, mengakibatkan imunitas tubuh menurun.

 

“Seseorang tetap merasakan sakit, tetapi tidak begitu dihiraukan. Mereka hanya mengeluh,” imbuh dr.Yudik didampingi perawat dan apoteker.

 

Kembali dia menegaskan, untuk membuat masyarakat sehat, masalah pola makan, pola kerja, dan pola pikir perlu gencar dikampanyekan. Alasannya, mencegah timbulnya penyakit lebih murah dibanding mengobati penyakit.

 

Pada forum yang sama, Sutiyono, Kades Banyusoco menyatakan apresiasi atas kepedulian RS PKU Muhammadiyah Wonosari, dan infogunungkidul terkait pelaksanaa pengobatan gratis untuk warga.  

 

“Tidak menutup kemungkinan, warga kami masih ada yang tercecer. Pada kesempatan lain, acara serupa bisa berulang,” ujar Sutiyono.

 

Reporter: Agung Sedayu_ig


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE