• Senin, 16 Juli 2018
  • LOGIN
Gantung Diri Masih Mendominasi , Kapolres Maksimalkan Peran Bhabinkamtibmas

Gantung Diri Masih Mendominasi , Kapolres Maksimalkan Peran Bhabinkamtibmas

Infogunungkidul, WONOSARI, Jumat Pon, - Kabupaten Gunungkidul menjadi fenomena tersendiri dalam kasus bunuh diri di Indonesia. Setiap tahun, rata-rata 30 warganya mengakhiri hidup dengan cara ini. Dari data yang dimiliki Polres Gunungkidul, tercatat ada 34 kasus bunuh diri selama tahun 2017. Kasus gantung diri menjadi yang terbanyak dipilih masyarakat untuk mengakhiri hidupnya.

 

Tahun ini, menurut Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady SH,SIK,MH, ada 34 kasus bunuh diri.


"meningkat dibandingkan tahun 2016 lalu yakni 33 kasus," Jelasnya. 

 

Mayoritas kasus bunuh diri di Gunungkidul, kata Fuady, dilakukan dengan cara gantung diri, yakni 29 kasus. Kemudian percobaan bunuh diri 4 kasus, dan bunuh diri dengan masuk ke dalam sumur 1 kasus. Kecamatan Playen mencatatkan rekor 6 kasus bunuh diri, dimana 2 diantaranya percobaan.

 

Untuk mengatasi persoalan ini, Polres akan menggandeng Pemkab Gunungkidul. Polisi juga akan mengoptimalkan peran bhabinkamtibmas untuk melakukan pendampingan ke masyarakat yang teridentifikasi berpotensi melakukan bunuh diri.

 

"Kami berharap peran aktif masyarakat dalam melaporkan potensi bunuh diri. Sebab untuk bisa dilakukan pencegahan kasus bunuh diri, terutama untuk orang yang memiliki riwayat depresi harus ada perhatian dari semua elemen," harapnya.

 

Lebih lanjut mantan Kasat PJR Polda DIY ini menjelaskan langkah yang harus ditempuh masyarakat untuk mencegah maraknya aksi gantung diri. Warga dihimbau untuk segera melapor ke RT/RW yang selanjutnya diteruskan ke perangkat desa maupun bhabinkamtibmas jika menemukan ada tetangga, sanak saudara yang depresi akibat berbagai persoalan.

 

“Dari situlah nanti informasi sampai ke Satgas Berani Hidup agar dilakukan pendampingan, dan pencegahan aksi bunuh diri,” pungkasnya.

 

Diketahui, aksi percobaan bunuh diri terakhir di Gunungkidul terjadi pada Selasa (26/12). Hanya karena persoalan putus cinta, seorang pemuda di Desa Ngawis, Kecamatan Karangmojo, nekad menusuk dadanya dengan pisau dapur. Beruntung percobaan bunuh ini diketahui nenek korban, sehingga nyawa korban berhasil diselamatkan.

 

Gaib Wisnu Prasetya


SUPPORTED BY :
INFO GUNUNGKIDUL BISNIS
TANAH DIJUAL


● Tanah pekarangan
Luas tanah : 1002 M2
Luas Bangunan (Rumah ) : 1002 m2
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik.
Harga 1,3 jt/m2

● Tanah Pekarangan
Luas tanah : 94 m2, Lebar 7m X13,5 m
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik
Harga 155 jt

TLP/WA : 0813-2747-5010

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE