• Selasa, 16 Januari 2018
  • LOGIN
  • Berlangganan Berita Terbaru invite BBM DCA2ADE9/ DD30B86C/ WA. 081904213283. Infogunungkidul, menerima tulisan/ berita opini dari pembaca sesuai dengan kaidah dan kode etik jurnalistik, tidak mengandung unsur sentimen SARA dan Provokatif terhadap kelompok tertentu. Kirimkan opini ke email: redaksi@infogunungkidul.com - "HYPNO THERAPY" Mengobati berbagai macam penyakit. Buka praktek hari: Rabu & Sabtu Jam: 08.00-16.00 Alamat praktek: Jl. Kyai Legi Kepek Wonosari Gunungkidul. Konsultasi & Pendaftaran hub. Lucy 08997722517.

WISATA MAJU, MANDIRI, DAN BERBUDAYA MASIH JAUH API DARI PANGGANG

WISATA MAJU, MANDIRI, DAN BERBUDAYA MASIH JAUH API DARI PANGGANG

Infogunungkidul, GUNUNGKIDUL, Selasa Pahing, -Visi dan misi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul untuk menjadiakn Gunungkidul daerah tujuan wisata yang maju, mandiri, dan berbudaya, masih jauh api dengan pangganya. Komitmen Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul untuk membuat para wisatawan yang datang ke Gunungkidul aman, dan nyaman masih menjadi wacana belaka.

 

Masih banyak wisatawan yang complain atau mengeluh, baik dari tiket masuk, parkir, besarnya biaya masuk obyek wisata, jalan yang sempit sampai menjamurnya Pak Ogah yang berada di jalan-jalan menuju ke obyek pariwisata, sampai bagaimana dunia pariwisata tidak merusak Kawasan Bentang Alam Kars (KBAK). 

 

 
Dulu Gunungkidul identik dengan dua kata "Gunungkidul dan Gaplek" sekarang berubah menjadi kata, "Gunungkidul dan Wisata".
 
 
Dari perubahan dua kata yang terakhir tadi, merupakan beban berat bagi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Bagaimana tidak, Pemkab dituntut tidak hanya sekedar target PAD tercapai, tetapi  bagaimana keluhan dan segala permasalahan bisa diatasi dengan mengimplementasikannya.
 
 
Disisi lain dua kata tadi bagi segelintir orang bermakna jalan menuju sejahtera dengan peningkatan taraf hidup. Bagi masyarakat yang merasa mampu berkontribusi, melihat hal ini sebagai peluang dalam kerangka proyek pengembangan potensi, dilain pihak tidak ingin masyarakat Gunungkidul hanya sebagai penonton belaka.
 
 
Namun demikian, visi dan misi Gunungkidul menjadikan daerah tujuan wisata maju, mandiri, dan berbudaya akan semakin jauh api dari panggang, ketika abaikan terhadap beberapa persoalan.
 
 
Kebocoran retribusi tiket, ditahun 2016, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Gunungkidul waktu itu, menyatakan 30-40 persen potensi retribusi wisata yang menjadi penopang pendapatan asli daerah (PAD) menguap. Sebab, banyak obyek wisata yang program retribusinya belum tersistem. 
 
 
Setelah pemerintah daerah melahirkan peraturan daerah baru tentang retribusi dan mengevaluasi kinerja petugas di lapangan, tahun 2017 bisa dikatakan mendingan, PAD bisa tercapai. Tetapi apakah sudah maksimal dan efektif? tentu jawabanya belum. Pemda masih diharapkan mampu mengevaluasi kembali cara yang lebih efektif, efisien dan terbuka guna mengurangi tingkat kebocoran, misalkan penarikan retribusi dengan menggunakan e-tiketing, seperti yang sudah diterapkan di Obyek Wisata Gunung Api Purba.
 
 
Terkait Pak Ogah yang ternyata masih menjamur dipinggir jalan menuju obyek wisata, dengan alibi faktor keamanan dan keselamatan, dikarenakan jalan tanjakanya terlalu tinggi, belokan yang tajam, dan jalan yang berlobang menjadi alasan Pak Ogah berada disitu.
 
 
Seperti halnya jalan menuju pantai Wediombo, dari pusat kota Wonosari sampai pantai Wediombo minimal ada 7 titik Pak Ogah. Itu baru satu jalur, bagaimana dengan jalur-jalur yang lain?
 
 
Bisakah pemangku kepentingan bekerjasama dengan lintas sektoral memperbaiki akselerasi jalan. Misalkan dengan memangkas tanjakan yang tinggi, menormalkan belokan yang terlalu tajam atau memberi rambu-rambu jalan dan segera memperbaiki jalan-jalan yang berlobang, sehingga tidak ada lagi alasan Pak Ogah untuk mengatur jalan dengan membawa kotak kardus.
 
 
Ketika ini dilakukan terus menerus, ada dua kerugian yang diperoleh, diantaranya citra wisata Gunungkidul akan jelek dimata para wisatawan, dan yang lain akan membentuk karakter generasi muda malas untuk berkarya.
 
 
Selain permasalahan diatas, masih banyak persoalan yang harus dipecahkan, seperti skema industrialisasi pariwisata diharapkan tidak merusak Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) Pegunungan Sewu yang rangkaiannya memanjang dari Wonogiri Jawa Tengah hingga Pacitan Jawa Timur.
 
 
Tahun 2015 UNESCO menetapkan KBAK Pegunungan Sewu sebagai bagian dari Global Geopark Network karena keragaman ekosistem yang ada di dalamnya. Namun status tersebut bisa dicabut jika keanekaragaman ekosistem di lokasi tersebut mengalami kerusakan.
 
 
KBAK kelestariannya terancam karena sejumlah aktivitas, antara lain penambangan, pengeprasan bukit, dan pembangunan resort dibeberapa wilayah sepanjang pantai selatan.
 
 
Sejumlah aturan terkait KBAK Gunung Sewu, harus ditaati oleh Pemda Gunungkidul, antara lain UU 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang, PP 26 tahun 2008, dan PP 13 tahun 2017 tentang RTRWN, Permen ESDM 17 tahun 2012 tentang penetapan KBAK, dan Kepmen ESDM 3045 K/40/MEM/2014/KBAK Gunung Sewu.
 
 
Sedangkan, 50,9 persen wilayah Gunungkidul masuk dalam KBAK Gunung Sewu.
 
 
Demi tercapainya visi dan misi yang sudah dicanangkan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, semua persoalan satu demi satu harus dicermati, dipahami, dan dibenahi.
Tidak semata-mata mendapatkan sejumlah uang dan tercapai PAD nya, dengan mengabaikan semua persoalan yang ada.
 
Penulis: W. Joko Narendro
 

INFO BISNIS

1. AHASS 693 WONOSARI HONDA SERVICE

Jln. KH Agus Salim 113 Ledoksari Wonosari Telp. (0274) 392266, HP. 087838272255

Melayani : Servis Gratis, Servis Ringan, Servis Berat, Press Porok, Press Body, Penjualan Spare Part Lengkap, Pemesanan Sparepart, Booking Servis dan Layanan Servis Antar Jemput. PROMO JANUARI !!! Service lengkap berhadiah Plas Chamois/Discount 15% Syarat ketentuan berlaku (Selama persediaan masih ada)

2. ESTETHIC SALON & BODY SPA

Jln. KH Agus Salim 113 Ledoksari Wonosari HP.081802711531, WA.081227706969

Melayani : Perawatan Rambut, Perawatan Badan (Free Totok Wajah) Khusus Wanita, Perawatan Wajah (Standar Skincare Tarif Pelajar),Konsultasi Kulit dan Healthy, Pengencangan Wajah, Tiruskan dan Rampingkan Pipi, Wajah, Leher, Menghilangkan Kantung Mata Tanpa Operasi

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE