• Minggu, 21 Oktober 2018
  • LOGIN
Sambangi Latiyem, Wakil Bupati Instruksikan Jaminan Hidup

Sambangi Latiyem, Wakil Bupati Instruksikan Jaminan Hidup

Infogunungkidul, PALIYAN, Selasa Pahing,-Raut haru bercampur prihatin tergambar jelas di wajah Dr Drs H Immawan Wahyudi, MH, Wakil Bupati Gunungkidul, saat berhadapan dengan Mbok Latiyem 77, warga Padukuhan Trowono B, Desa Karangasem, Kecamatan Paliyan, Selasa (02/01). Latiyem, perempuan udzur, tinggal sebatang kara, dalam gubuk bambu reot, yang sangat tidak layak huni.

  

Kedatangan orang nomor 2 di Kabupaten Gunungkidul ini, untuk memastikan kebenaran informasi sekaligus memberikan santunan kepada Latiyem.

 

“Pripun Mbah ? Taksih sehat ? (bagaimana Nek ? masih sehat ?)” tanya Immawan sembari mengulurkan tangannya.

 

Lantaran kondisi udzur dan pikun, Latiyem tak bisa menjawab pertanyaan wabup dengan jelas. Dia hanya menunjukkan telinga dan tenggorokannya yang sudah tidak berfungsi normal sebagaimana mestinya.

 

“Mohon maaf Bapak, ini nenek pendengarannya sudah sangat mundur. Jadi sulit diajak berbicara jika suaranya tidak keras,” jawab Sunirah, keponakan Latiyem.

 

Melihat kondisi seperti itu, Immawan bergegas mengulurkan amplop berisi uang ke dalam genggaman tangan Latiyem. Melalui Kades Karangasem, Amanat Ikhsan, dan Supoyo, Dukuh Trowono B, Wakil Bupati kemudian mendengarkan kondisi riil Mbah Latiyem yang selama ini tinggal dalam gubuk bambu yang sudah tidak layak huni.

 

Diketahui Latiyem selama ini memang tinggal seorang diri tanpa memiliki anak dan suami. Untuk penghidupan sehari-hari, saat masih sehat Latiyem terbiasa mencari kayu bakar di ladang. Pasca muncul di media massa, informasinya dalam waktu dekat ini rumah Latiyem bakal di renovasi oleh banyak donatur yang iba atas nasim nenek sebatang kara ini.

 

“Kalau sudah ada yang hendak bedah rumahnya saya dukung seluruhnya. Instruksi saya kepada Dinas Sosial adalah harus memberikan jaminan hidup kepada Nenek Latiyem ini hingga nanti saatnya tutup usia. Silahkan hubungi Kadinsos untuk tindak lanjutnya,” tegas Immawan.

 

Terpisah, Septi Wahyuningsih dari IKKJ (Info Kepedulian dan Kedaruratan Jogjakarta) menyatakan rencana rehab rumah milik Latiyem.

 

“Kita galang dana sukarela untuk bedah rumah Latiyem. Alhamdulillah banyak yang respon, dan secepatnya kita laksanakan,” jelasnya.

 

Beberapa pihak yang terlibat dalam renovasi rumah Latiyem, sambung Septi adalah Anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul, Endang Sri Sumiartini dari PDI Perjuangan, S3 Jogja, Alumni MAN Wonosari 1995/1996, Alumni Dikmaba PK Polri 1997/1998, URC 03 Gunungkidul dan IKKJ sendiri. Sedangkan pihak lain yang juga mengirimkan ranjang, kasur dan perlengkapan tidur untuk Latiyem adalah Ikaragil Korwil Gunungkidul.
 
 
Gaib Wisnu Prasetya_ig


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE