• Senin, 22 Oktober 2018
  • LOGIN
Garotan, Lawan Kemiskinan Dengan Kemandirian

Garotan, Lawan Kemiskinan Dengan Kemandirian

Infogunungkidul, SEMIN, Minggu Pahing, -Melawan kemiskinan dengan kemandirian, mungkin ungkapan yang tepat untuk menggambarkan keadaan masyarakat di Padukuhan Garotan, Desa Bendung, Kecamatan Semin. Sekelompok masyarakat tani yang mampu melawan kemiskinan dengan kebersaman, mengutamakan hidup bergorong-gorong.

 
 
 
Dengan cara mengintegrasikan antara pertanian dengan peternakan, dusun ini mampu membuat terobosan baru, bahkan menciptakan bio gas untuk kebutuhan rumah tangga yang realatif lebih aman dari ancaman bahaya kebakaran.
 
 
Biodigester yang dibuat sebanyak 43 Unit, dapat dimanfaatkan secara bersama-sama oleh warga Garotan, sehingga secara tidak langsung ikut mendorong terbentuknya rasa kebersamaan.
 
 
Tidak hanya pertanian yang dapat menghasilkan panen melimpah, namun demikian peternakan juga mampu menambah penghasilan yang menjanjikan bagi warga masyarakat.
 
 
Kelompok masyarakat membuktikan dengan memelihara sapi sebanyak 46 ekor, yang kotoranya digunakan untuk bahan baku biogas.
 
 
Hal ini terungkap dalam temu wicara antara masyarakat Dusun Garotan dengan Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, Ir. Bambang Wisnu Broto, bersama Wakil Bupati Gunungkidul, Dr. Drs Immawan Wahyudi, MH di Dusun Garotan, Sabtu, (06/01).
 
 
Dalam kesempatan itu, Ir Bambang Wisnu Broto, menyambut baik gagasan cemerlang warga Padukuhan Garotan sehingga mampu menciptakan terobosan baru.
 
 
Lebih jauh ia menerangkan bahwa secara teknologi, prinsip pembuatan biogas adalah memanfaatkan gas metana –gas yang mudah terbakar– yang terdapat didalam kotoran sapi dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar, terutama untuk konsumsi keluarga. 
 
"Untuk itu, tentu selain perlu adanya hewan sapi sebagai pemasok kotoran, juga perlu sarana penampungan kotoran itu agar dapat berproses menghasilkan gas metana," jelasnya.
 
Ia juga  mendorong para petani untuk terus berkarya mengembangkan pertanian yang lebih maju dan mandiri.
 
Ditempat yang sama, Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi, menyampaikan kekagumanya pada masyarakat Desa Bendung dengan semangat kebersamaan dan kekuatan sendiri, mampu melawan kemiskinan yang saat ini menjadi momok masyarakat.
 
"Warga disini mampu menciptakan etos kerja yang tinggi untuk membangun desanya menjadi desa yang mandiri," ucapnya. 
 
Reporter: W. Joko Narendro_ig


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE