• Selasa, 17 Juli 2018
  • LOGIN
TNI Bersama-Sama MDMC Bangun Rumah Janda Miskin

TNI Bersama-Sama MDMC Bangun Rumah Janda Miskin

Infogunungkidul, NGLIPAR, Minggu Pahing, -Rumah Wasinah 64, nyaris roboh diterjang banjir kali oya akhir November 2017. Karena keadaan ekonomi, janda 8 anak, dan 12 cucu ini tak mampu membenahi rumahnya. Hari ini, Minggu (07/01), TNI KODIM 0730/ Gunungkidul, berkolaborasi dengan Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC), bahu membahu membangun kembali rumah Wasinah.

 

Di Padukuhan Klayar, Desa Kedung Poh, Kecamatan Nglipar, Komandan KODIM 0730/Gunungkidul, Letkol Inf M Taufik Hanif Y didampingi Danramil Nglipar, Kapten Inf Marsimin mengerahkan anggota TNI untuk merehab rumah milik Wasinah tersebut.

Diatas lahan 6x6 meter, tentara bersama Kokam dan Hizbullah yang menjadi ujung tombak MDMC Muhammadiyah bergotong royong membangun rumah. Dana Rp 25 juta dari PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko dimanfaatkan untuk pengadaan material.

“Selain itu ada juga sumbangan dari kami dan Lazismu untuk pengadaan kayu reng usuknya,” terang M Taufik.

Lebih lanjut Dandim menjelaskan, untuk renovasi rumah Wasinah dibutuhkan waktu lebih kurang 10 hari. Mulai dari pondasi, pemasangan batako hingga finishing.

“Yang mengerjakan anggota TNI, MDMC Kokam, dan masyarakat. Untuk hari ini dikerjakan lebih kurang 30 personel gabungan,” tambahnya.

M Yoganda Tyasmoko dari Laskar Hizbullah mengungkapkan, sejak bencana terjadi akhir November 2017, MDMC, Kokam, Hizbullah setiap hari selalu terjun ke lapangan untuk membantu masyarakat.

“Kita salurkan juga dana dari Lembaga Amil Zakat Muhammadiyah (Lazismu). Biasanya diberikan dalam bentuk bahan material untuk membangun rumah, bisa GRC, kayu, batako pasir dan lainnya,” jelasnya.

Menurut Tejo, Dukuh Klayar, Wasinah diketahui hidup di bawah garis kemiskinan dan juga terserang penyakit infeksi saluran kencing dan pernafasan, sehingga tak dapat lagi bekerja. Meski anaknya 8, namun kondisi perekonomiannya tak jauh berbeda dibandingkan ibunya. Praktis tinggal Yitno 46, salah satu anaknya yang bisa diandalkan untuk mencari nafkah.

“Warga saya yang terdampak bencana serta rumahnya rusak ada puluhan KK. Butuh uluran tangan banyak pihak jika ingin merenovasi seluruh rumah tersebut,” ujarnya.

Gaib Wisnu Prasetya_ig


SUPPORTED BY :
INFO GUNUNGKIDUL BISNIS
TANAH DIJUAL


● Tanah pekarangan
Luas tanah : 1002 M2
Luas Bangunan (Rumah ) : 1002 m2
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik.
Harga 1,3 jt/m2

● Tanah Pekarangan
Luas tanah : 94 m2, Lebar 7m X13,5 m
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik
Harga 155 jt

TLP/WA : 0813-2747-5010

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE