• Jumat, 19 Oktober 2018
  • LOGIN
Gunakan Material Limbah Batu, JUT Desa Genjahan Dipertanyakan Warga

Gunakan Material Limbah Batu, JUT Desa Genjahan Dipertanyakan Warga

Infogunungkidul, PONJONG, Senin Pon, -Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT), Desa Genjahan, Ponjong, dipertanyakan warga. Material yang digunakan bukan batu dan keprus, melainkan limbah pabrik batu ukir (batu alam). Disamping itu papan nama proyek juga tidak disertakan di lokasi proyek. 

 
Salah seorang warga yang enggan disebut namanya menyampaikan, bahwa proyek JUT  yang dibiayai menggunakan Dana Desa (DD), tahun anggaran 2017 Desa Genjahan ditengarai banyak penyimpangan.
 
"Sepengetahuan saya limbah batu gratis tidak beli, yang ada hanya ongkos transportasi," ungkapnya. 
 
Lebih lanjut dia menyampaikan, keberadaan JUT yang dibangun masih jauh dari kata layak, kondisi jalan tanpa talut disisi kanan kiri jalan sehingga pekerjaan tidak rapi sebagaimana proyek jalan pada umumnya. 
 
Sementara itu Kepala Seksi (Kasi), Kesesjahtraan Rakyat (Kesra), Desa Genjahan Riptanto Edi Widodo membantah, apabila pelaksanaan proyek JUT ditengarai ada permainan. Menurutnya pelaksanaan pembangunan JUT sudah berdasar Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang disetujui BPD desa. 
 
"Tidak ada masalah, anggaran kita Rp. 80 juta dengan panjang jalan 150 meter, " jelasnya. 
 
Widodo juga menyampaikan, proyek JUT akan dilanjutkan pada tahun anggaran 2018, karena untuk sisi-sisi jalan perlu dirapikan dengan pembuatan talud, disamping itu nantinya masih diratakan dengan urugkan keprus. 
 
Reporter: Agus SW_ig


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE