• Kamis, 19 Juli 2018
  • LOGIN
Pembangunan RSUD Saptosari Molor, Terkena Pinalti

Pembangunan RSUD Saptosari Molor, Terkena Pinalti

Infogunungkidul, SAPTOSARI, Selasa Wage, -Pembangunan tahap pertama RSUD Saptosari menangani struktur gedung senilai Rp 14 miliar. Komosi C DPRD Gunungkidul terjun ke lokasi (9/1), memeriksa hasil pekerjaan. Kualitas struktur gedung dinilai baik, namun ada sisa anggaran 3 %.

 

Ketua Komisi C Purwanto, ST menyatakan 3% pekerjaan yang belum terselesaikan itu senilai Rp 300 juta.

“Rekanan, oleh sebab itu terkena denda (pinalti) perhari/mil, dari sisa anggaran yang belum dilaksanakan,” ujar Puwanto didampingi anggota Komisi.

Dalam kesempatan yang sama, Eddy Praptono, Kepala Dinas PUPR Gunungkidul menjelaskan, rekanan diberi waku 50 hari untuk menyelesaikan pekerjaan.

“Sesuai kontrak nomor 12/SP/PRDP/2017, seharusnya pengerjaan selesai 27 Desember,” jelas Eddy Praptono.

Perpanjangan waktu menurut Eddy, paling lambat adalah Kamis 15 Februari 2018. Dia yakin, pekerjaan akan terselesaikan sesuai jadwal, karena tinggal memasang separuh kerangka dan genting.

 

Dijelaskan, untuk penyempurnaan, pembangunan RSUD disuntik dana Rp 24 miliar. Targetnya gedung yang dirancang memuat 50 velbed selesai tahun 2018.

 

Awal tahun 2019, RSUD Saptosari dirancang sudah bisa digunakan untuk pelayanan.

 

Agung Sedayu_ig


SUPPORTED BY :
INFO GUNUNGKIDUL BISNIS
TANAH DIJUAL


● Tanah pekarangan
Luas tanah : 1002 M2
Luas Bangunan (Rumah ) : 1002 m2
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik.
Harga 1,3 jt/m2

● Tanah Pekarangan
Luas tanah : 94 m2, Lebar 7m X13,5 m
Lokasi : Payak Wetan, Srimulyo, Piyungan Bantul (masuk dari Jl. Jogja wonosari 30 m, lebar depan 34 m, mobil/ truk masuk, dari Balai Desa Srimulyo 100 m)
Sertifikat Hak Milik
Harga 155 jt

TLP/WA : 0813-2747-5010

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE