• Senin, 22 Oktober 2018
  • LOGIN
Renovasi Selesai, Rumah Latiyem Diserahkan

Renovasi Selesai, Rumah Latiyem Diserahkan

Infogunungkidul, PALIYAN, Kamis Legi, -Sejak 4 hari lalu rumah milik Latiyem 77, nenek sebatang kara yang tinggal di Padukuhan Trowono B, Desa Karangasem, Kecamatan Paliyan, dibongkar. Rumah yang semula tak ubahnya kandang kambing oleh relawan Info Kedaruratan, dan Kepedulian Jogjakarta (IKKJ) disulap menjadi hunian yang layak ditinggali manusia. Hari ini Rabu (10/01), dilakukan penyerahan kunci rumah oleh IPTU Teguh Dwi S dari Bag Ops Polres Gunungkidul kepada Latiyem agar bisa segera ditempati.

 

Berdasarkan laporan Arshaka dari IKKJ, rehabilitasi rumah milik Latiyem konsepnya sederhana namun mampu mengubah rumah yang awalnya tidak layak huni menjadi rumah sehat. Lantainya sudah diperkeras dengan semen dan pasir serta dilengkapi MCK didalamnya.

“Menelan anggaran Rp 7,5 juta dengan dinding GRC dan beratap asbes. Didalamnya juga disediakan ranjang komplit dengan kasur dan selimutnya,” jelasnya.

Untuk bedah rumah tersebut, donatur yang menyumbang adalah anggota DPRD Gunungkidul, Endang Sri Sumiartini, DSD/SDS Dikmaba PK Polri 97/98, Mudi 37, Alumni MAN Wonosari 95/96, IKKJ, Karang Taruna Padukuhan Trowono B, dan Pemerintah Desa Karangasem.

Menurut Amanat Ikhsan, Kepala Desa Karangasem, Kecamatan Paliyan, kondisi Latiyem memang sangat memprihatinkan. Hidup sebatang kara dan sudah tidak memiliki kemampuan untuk menghidupi dirinya sendiri.

“Maka selepas acara bedah rumah ini, tugas kami adalah menjamin kehidupan sehari-hari Mbok Latiyem hingga kelak dipanggil menghadap Tuhan Yang Maha Esa,” katanya.

Sebagai wakil dari keluarga Latiyem, Amanat mengungkapkan terima kasih tak terhingga kepada semua pihak yang secara langsung membantu program bedah rumah milik warganya.

Sementara itu dikatakan IPTU Teguh Dwi S, Ketua DSD/SDS Dikmaba PK Polri 97/98 Jateng-DIY, pihaknya sangat intens terhadap permasalahan-permasalahan sosial seperti yang dialami Mbok Latiyem.

“Dan hal sejenis juga kita lakukan di Kulonprogo serta Bantul. Jadi DSD/SDS ini anggotanya terdiri dari alumnus Dikmaba PK Polri angkatan 1997/1998. Kita kumpulkan dana kemudian diwujudkan untuk membantu kaum dhuafa seperti ini,” kata Teguh.

Lebih lanjut Teguh mengungkapkan DSD/SDS siap berkolaborasi dengan pihak manapun yang peduli dan turut andil dalam menyelesaikan permasalahan sosial di Jateng DIY.    

Gaib Wisnu Prasetya


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE