• Minggu, 19 November 2017
  • LOGIN
  • Berlangganan Berita Terbaru invite BBM D919C28D/ DAEC06F2/ WA. 081904213283. Infogunungkidul, menerima tulisan/ berita opini dari pembaca sesuai dengan kaidah dan kode etik jurnalistik, tidak mengandung unsur sentimen SARA dan Provokatif terhadap kelompok tertentu. Kirimkan opini ke email: redaksi@infogunungkidul.com - "HYPNO THERAPY" Mengobati berbagai macam penyakit. Buka praktek hari: Rabu & Sabtu Jam: 08.00-16.00 Alamat praktek: Jl. Kyai Legi Kepek Wonosari Gunungkidul. Konsultasi & Pendaftaran hub. Lucy 08997722517.

Berita Terbaru
Cinta Tak Direstui, ABG Dibobol Berulangkali

Cinta Tak Direstui, ABG Dibobol Berulangkali

Infogunungkidul, Usia Anto 20, (nama samaran) memang masih muda, pekerjaan  belum punya tapi dia berani pacari ABG usia 17 tahun. Sayangnya orangtua si gadis tidak setuju. Tapi celakanya Emil, (nama samaran) yang kadung gatel dan ngethek duluan. Maka di kala orangtuanya gencar mengadakan penolakan, diam-diam ABG itu sudah berhasil dibobol berulang kali. Bagaimana tidak akan merestui?

Memilih menantu di era gombalisasi ini semakin kompleks. Dulu asal calon besan jelas asal-usul dan statusnya, bisa diterima. Sekarang tak bisa lagi memilih menantu berasaskan bibit bobot bebet. Sebab kini banyak calon menantu yang tampilan ganteng, bertutur kata santun, tapi sebetulnya bajingan. Banyak mertua tertipu, jadi korban lelaki model begini. Tetapi apa mau dikata, anak sendiri sudah rusak, tak mungkin bisa kembali berstatus gadis lagi.

Keluarga Rahmad 50, warga Kecamatan Wonosari, sudah sering mendengar berita tentang calon mantu abal-abal. Maka ketika ada seorang lelaki mencoba mendekati putrinya, Emil, segera meningkatkan kewaspadaan. Apa lagi lelaki yang bernama Anto ini masih pengangguran. Dalam ukuran normal pastilah belum siap jika harus memberi nafkah istri kala berumahtangga. Secara bathin sih sudah siap 100%, tetapi memberi nafkah lahir ? Apa cukup dikasih makan cinta ?

Pernah Rahmad menginterogasi Anto secara halus. Asalnya darimana, pekerjaannya apa bapaknya siapa, berprofesi apa dan seterusnya. Anto yang tidak siap dicecar pertanyaan seperti itu gelagapan, jawabannya pating pletot dan cengengesan sulit untuk diterima logika sebagai calon mantu idaman. Karenanya Rahmad menolak.

 “Maaf ya, Emil masih ingin fokus ke studi. Biarkan sekolahnya lulus dulu, ini kan baru mau menghadapi UN,” kata Rahmad menolak halus, selembut Pak SBY kala mengucapkan “Saya prihatin,”.

Celakanya, meski ayah menolak, ternyata Emil putrinya sudah kadung demen setengah mati pada Anto. Dia meyakinkan pada ayahnya bahwa Anto memang tergolong kalangan pengangguran lontang lantung, tapi benar-benar perjaka tingting, bukan sudah tingkrang-tingkring kaya yang lain.

“Kenapa Bapak menolak? Mas Anto itu ganteng, tutur katanya santun, tidak yak-yakan, seiman pula. Punya mantu Mas Anto, nggak bakal didemo Pak. Beda kalau sama calon sebelah yang tak seiman,” Kata Emil meyakinkan sang ayah, sedikit politis.

Ternyata itu tak mengubah pendapat Rahmad. Karena kadung sama-sama demen, mereka pun backstreet (jalan belakang). Cinta tak direstui nggak masalah, tekadnya LKMD (Lamar Keri Meteng Disik). Anto dan Emil pun nekad, tak bisa ketemu di rumah, ya ngumpet-ngumpet. Main ke taman, pantai bahkan kencanan di pasar segala. Banyak tempat sepi untuk meluapkan hasrat di seputaran Kabupaten Gunungkidul ini. Akhirnya peristiwa terlarang itupun terjadilah. Tapi Emil dengan ikhlas menyerahkannya, sambil merem melek pula.

Aktivitas terlarang itu terus berlanjut, bahkan jika sedang tak ada uang untuk pergi berdua, kencan dilakukan di kamar Anto atau Emil sendiri tanpa sepengetahuan orangtua tentunya. Tengah malam kadang Anto datang masuk lewat jendela. Namanya di medan yang tidak aman, sehingga mereka berbuat secukupnya, sistem kejar tayang. Durasi dipercepat, bahkan sudah tak sempat lagi pakai iklan sponsor.

Sepandai-pandai tupai mesum, sekali waktu jatuh juga. Beberapa hari kemarin Emil kepada keluarga mengaku sudah hamil akibat gaul intim dengan Anto. Amarah Rahmad sontak melonjak ke ubun-ubun, pada saat bersamaan kok apesnya Anto lewat depan rumah. Langsung saja dia dicegat dan digelandang masuk ke dalam rumah untuk interogasi ulang. Meski pasang ulat sangar, untung Rahmad masih baikan, sehingga pencuri daging bukan produk RPH (Rumah Potong Hewan) itu tak sampai digebuki. Anto langsung disidangkan bersama keluarga besar.

Dalam pemeriksaan Anto secara gentleman mengakui sudah menggauli Emil. Ketika di dedes, berapa kali ? Tak terhitung lagi jawabannya. Tinggal kini Rahmad yang bak makan buah simalakama. Diproses hukum atau dilaporkan polisi, anak gadisnya kadung rusak, malu jika tak dikawin. Tapi jika dinikahkan juga, usia keduanya sama-sama kelewat muda dan belum bisa bekerja. Repot, masak untuk segala urusan masih ngathung orang tua ? Mestinya kan kalau anak sudah dinikahkan, orangtua tinggal berleha-leha wong tanggung jawabnya beralih ke menantu.

“Ya uwis lah, anak polah bapa kepradah. Besuk setelah lebaran kalian saya nikahkan. Tapi cuma climen lho yaa. Jangan nuntut pesta di GOR Siyonoharjo,” keluh Rahmad angles bak Prabu Baladewa kelangan gapit. redaksi

INFO BISNIS

1. AHASS 693 WONOSARI HONDA SERVICE 

Jln. KH Agus Salim 113 Ledoksari Wonosari

Telp. (0274) 392266, HP. 087838272255

Melayani : Servis Gratis, Servis Ringan, Servis Berat, Press Porok, Press Body, Penjualan Spare Part Lengkap, Pemesanan Sparepart, Booking Servis dan Layanan Servis Antar Jemput. Dapatkan Kalender Cantik......segera & terbatas!!! Ayo ke Ahass 693....Program guru servis lengkap discount 50% dengan membawa copy kartu guru berlaku mulai tgl 21 November s.d 5 Desember. Bengkel Ahass tunggal tidak buka cabang di Wonosari!!!

2. ESTETHIC SALON & BODY SPA

Jln. KH Agus Salim 113 Ledoksari Wonosari HP.081802711531, WA.081227706969

Melayani : Perawatan Rambut, Perawatan Badan (Free Totok Wajah) Khusus Wanita, Perawatan Wajah (Standar Skincare Tarif Pelajar),Konsultasi Kulit dan Healthy.

BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE