• Sabtu, 22 September 2018
  • LOGIN
Aneh: Tanah Longsor di Gedangsari Belum Ditengok

Aneh: Tanah Longsor di Gedangsari Belum Ditengok

Infogunungkidul, GEDANGSARI, Minggu Pahing Terkait bencana tanah longsor di Kecamatan Gedangsari yang dilansirinfogunungkidul.com pekan silam, belum ditengok. Sementara itu, Sugeng, Ketua Desa Tangguh Bencana (Destana), mengatakan, pada hal dalam peristiwa itu terjadi   tanah longsor di delapan lokasi.  

“Titik bencana tersebut meliputi Dusun Tegalrejo dua lokasi, Dusun Ngipik tiga, dan Dusun Gupit  tiga titik,” beber Sugeng, 7/5/17.

Delapan titik tersebut, menurut Sugeng, belum terhitung jalan  dari Tegalrejo menuju ke Jurang Jero, Kecamatan  Ngawen.  Dia melihat, jalan ini  sekarang berubah menjadi mirip sungai yang mengering.

Tiga tempat yang sangat berbahaya karena longsor dan ambles ada di jalur utama yang menghubungkan Desa Tegalrejo – Desa Mertelu.

Dikhawatirkan, akses jalan utama itu akan putus, karena sampai saat ini tanah masih terus bergerak.

Dijelaskan pula, terdapat jalur retak membelah jalan, lebar  3 cm sampai 10 cm. Jika kembali diguyur hujan, retakan akan tambah menganga.

“Kawan-kawan media telah mewartakannya, tetapi aneh, BPBD, PMI atupun Pemerintah Daerah belum menengok lokasi bencana, kecuali Muspika Kecamatan Gedangsari,” papar Sugeng.

Terpisah, Kepala Desa Tegalrejo, Sugiman tidak ambil pusing kalau pun belum ditegok. Menurutnya barisan Destana bisa mengantisipasi secara mandiri.

“Yang kami butuhkan adalah bantuan untuk memperbaiki jalan utama Tegalrejo menuju Desa Mertelu. Jalur ini tingkat keparahannya tergolong berat. Berkali-kali proposal kami ajukan, tetapi belum ada tanggapan” ujarnya. W. Joko Narendro


BACA JUGA
  1. Isi komentar di luar tanggung jawab infogunungkidul.com
  2. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE